JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Perindustrian dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Sukabumi menggelar pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) penerapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bagi pelaku usaha perbengkelan khususnya roda dua
Bimtek tersebut digelar selama empat hari, mulai Senin dan penutupan Jumat hari ini diikuti oleh 20 peserta di ruang rapat Hotel Augusta di Jalan Raya Cikukulu, Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, Jumat (3/9/21).
Koordinator Alat Angkut, Dirjen Alat Angkut IKM Logam, Mesin, Elektronika, Ditjen IKMA Kementerian Perindustrian, Irvan Kuswardana berkesempatan menutup acara tersebut. Dia mengatakan, pelaksanaan Bimtek tersebut, untuk meningkatkan kemampuan manajemen pemilik bengkel dan pengembangan usaha perbengkelan roda dua ke depan.
“Faktor pelayanan dan peningkatan kualitas pekerjaan pada sektor jasa ini, harus ditunjang SDM yang mumpuni. Mengingat sisi kemampuan teknologi di bidang ini, harus selalu berbasis pada kompetensi dan ilmu pengetahuan,” kata Irvan kepada jurnalsukabumi.com
“Carilah ilmu sampai ke negeri Cina. Jadi menuntut ilmu itu tidak dibatasi ruang, jarak dan waktu. Begitupun dengan manajemen perbengkelan juga harus terus ditingkatkan berlandaskan pada basis ilmu pengetahuan, tambahnya.
Ditemui di tempat yang sama, Kabid Perindustrian Non Agro, Ujang Zulkifli menyebutkan, selama tiga tahun terakhir, baru kali ini ada kegiatan Bintek perbengkelan roda dua di Kabupaten Sukabumi. Tujuan diadakan Bintek ini lanjut dia, untuk menambah pengetahuan nmanajerial dan peningkatan mutu dan keterampilan dalam bidang perbengkelan.
“Terimakasih kepada Kementrian.Perindustrian yang telah membantu dari sisi.pendanaan dan yang lainnya. Insyaallah, ilmu yang diberikan akan diimplemantasikanagar usaha perbengkelan di Kabupaten Sukabumi bisa maju dan berkembang pesat. Di masa pandemi ini ekonomi bisa meningkat,” ungkapnya.
Sementara itu, seorang instruktur pelatihan, Tatang Mulyana menekankan pada perbaikan dari sisi fisik baik display maupun pelayanan secara keseluruhan. Karena menurutnya, fisik luar itu akan menjadi pusat perhatian konsumen. Apa pun yang dilihat oleh custamer,.itulah yang menjadi bahan penilaian bagi mereka. Diharapkan setelah satu atau dua tahun ke depan usaha mereka semakin berkembang .
Reporter: Usep | Redaktur: Ujang Herlan












