Simak! Begini Perkembangan Kasus Keracunan Massal di Surade

Selasa, 24 Agustus 2021 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sejumlah warga keracunan massal usai menyantap hidangan hajatan pernikahan di Kampung Sindanghayu I Rt. 026/003, Desa Warnasari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi belum lama ini. Kepala Puskesmas setempat memastikan para korban sudah tertangani dengan baik.

“Terkait dengan kasus keracunan massal kemarin bahwa perkembangan saat ini sudah tertangani dengan baik dan tidak ada penambahan jumlah pasien yang keracunan dan tidak ada korban jiwa,” kata Kepala Puskesmas Surade, Solitaire Ram Mozes, kepada Jurnalsukabumi.com melalui sambungan telepon, Selasa (24/08/2021).

Solitaire mengatakan data korban keracunan massal yang sudah masuk ke Puskesmas Surade jumlahnya sebanyak 98. Mereka berasal dari tiga desa, yakni Desa Warnasari, Citanglar, dan Sirnasari. Sedangkan data dari Puskesmas Buniwangi, Desa Buniwangi (Pihak Besan) ada sebanyak 37 orang. Jadi total keseluruhan jumlah korban adalah 135 orang.

“Puskesmas Surade sudah memberikan sampel makanan ke Labkesda, tinggal menunggu hasilnya sekitar 10 hari untuk kemudian di tindak lanjuti sesuai aturan oleh pihak berwenang,” jelasnya.

Di sisi lain, Solitaire menghimbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak melaksanakan acara yang mengundang kerumunan.  Ia juga mengingatkan warga untuk selalu memperhatikan kualitas air untuk memasak atau mencuci bahan makanan dan peralatan masak. Serta selalu menjaga kebersihan.

“Cek tanggal kadaluarsa, bentuk dan bau, kalau sudah tidak layak jangan digunakan, jangan dimakan dan selalu ikuti prokes dengan disiplin, memakai masker, mencuci tangan, hindari kerumunan, menjaga jarak, mau divaksin covid-19 serta jangan lupa bungkus semua ikhtiar dengan doa bersama kita bisa. “tandas Solitaire.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu
Ruas Loji-Geopark Tertutup Banjir dan Tiang Roboh, Akses Lalu Lintas Terganggu
Debit Sungai Melonjak Jelang Petang, Petugas Sisir Titik Rawan Banjir
Air Sungai Naik Drastis, Sejumlah Kampung di Palabuhanratu Terendam
DLH Sukabumi Beberkan Fakta Lingkungan, Dua Kecamatan Mulai Krisis Air
Nelayan Sukabumi Tercekik BBM, Dinas Perikanan Soroti Solar Subsidi yang Menyusut
BBM Industri Langka, Nelayan Palabuhanratu Sukabumi Menjerit
Heboh Penemuan Mayat di Kabandungan Ternyata Hoaks, Polisi Berhasil Selamatkan Seorang Wanita

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 10:53 WIB

Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu

Senin, 25 Mei 2026 - 00:01 WIB

Ruas Loji-Geopark Tertutup Banjir dan Tiang Roboh, Akses Lalu Lintas Terganggu

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:07 WIB

Debit Sungai Melonjak Jelang Petang, Petugas Sisir Titik Rawan Banjir

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:05 WIB

Air Sungai Naik Drastis, Sejumlah Kampung di Palabuhanratu Terendam

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:20 WIB

DLH Sukabumi Beberkan Fakta Lingkungan, Dua Kecamatan Mulai Krisis Air

Berita Terbaru