Ratusan Sopir Angkot Cisaat-Cibadak Mogok Massal Tuntut Kenaikan Ongkos

Rabu, 21 Juli 2021 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JURNALSUKABUMI.COM – Ratusan sopir Angkutan Umum (Angkot) trayek 07 Cibadak-Cisaat melakukan aksi mogok massal mendesak agar kenaikan harga (Bahan Bakar Minyak (BBM) premium turun. Aksi mogok massal terjadi di Lapang sepakbola Sekarwangi Cibadak, Kelurahan/Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (21/07/21).

Pantauan di lokasi, mogok massal dimulai sejak pagi hari pukul 08.00 WIB tampak para sopir dan kendaraannya terparkir berjejer di Lapang Sekarwangi Cibadak. Aksi mogok massal tersebut meminta agar pemerintah menurunkan kembali harga premium menjadi harga awal Rp 6.500. Selain itu juga, khususnya ongkos karyawan perusahaan yang semula Rp 3.000 menjadi Rp 4.000. sekaligus tarif Cibadak – Cisaat dari semula Rp 6.000 menjadi Rp 8.000.

“Tuntutannya saya minta kepada pihak berwajib agar menaikan harga tarif angkutan umum khusus pada para karyawan perusahaan (Pabrik) dikarenakan sudah empat hari ini harga BBM naik sebesar R.400.00. Tapi harga ongkos gak naik,” kata Ketua Pengurus Jalur Angkot 07 Cecep Supriadi (42) kepada Jurnalsukabumi.com.

Saat ditanya keberlangsungan perpanjangan PPKM Darurat, Sambung Cecep, dirinya tidak mengetahuinya dan tidak ada kaitannya.

“Aksi tersebut merupakan aksi spontanitas setelah Angkutan Kota (Angkot) mengantarkan karyawan perusahaan dan merasa kecewa dengan ongkos karyawan perusahaan yang dinilai kurang tidak sesuai tarif,” tandasnya.

 

Reporter: Ifan | Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron
Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan
Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi
Rumah Panggung di Kalibunder Ludes Terbakar, Motor dan Hand Traktor Ikut Hangus
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:49 WIB

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:38 WIB

Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan

Senin, 11 Mei 2026 - 18:25 WIB

Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:37 WIB

Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi

Berita Terbaru

OPINI

Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:57 WIB