Melirik Kondisi Keluarga Salah Satu Terdakwa Kasus Sabu 402 Kilogram

Senin, 19 Juli 2021 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Samsul Bahri alias Bopak adalah satu satu terdakwa kasus penyeludupan 402 kilogram sabu yang menghebohkan beberapa waktu lalu. Tertangkapnya Bopak membuat keluarganya yang pas-pasan bertambah terpuruk.

Keluarganya tinggal di rumah yang kondisinya mengkhawatirkan di Palabuhanratu. Bagian atap tidak tertutup, bangunannya pun masih menempel di rumah saudaranya.

Semenjak Bopak terjerat kasus narkoba, kehidupan istri dan anaknya goyah. Mereka sangat kesulitan untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya, termasuk untuk makan.

“Sudah beberapa bulan ini semenjak suami saya tertangkap hidup kita makin sulit,” ungkap Alfi Arianti (31), istri Bopak kepada jurnalsukabumi.com, Senin (19/7/21).

Namun dirinya terus berusaha dan ikhlas menghadapi hal tersebut. Ia berjuang membesarkan kedua anaknya yang masih kecil dengan tangannya sendiri dengan cara menjajakan gorengan peyek ke warung-warung terdekat.

“Jualan peyek ke warung, Alhamdulillah bisa buat makan walaupun hasilnya tak seberapa,” terangnya.

Istri Bopak meminta hukuman mati yang saat ini menjerat suaminya bisa lebih diringankan. Bopak adalah satu-satunya tulang punggung keluarga, dan ia pun tetap yakin bahwa suaminya bukan gembong narkoba apalagi sindikat narkotika Iran.

“Harapannya cepat keluar, hukumannya gak berat pengennya diringanin jangan sampai di hukuman mati, pengennya bentar,” tandasnya.

Seperti diketahui, Bopak adalah salah satu terdakwa kasus itu. Belum lama ini, jaksa penuntut umum menuntu Bopak dengan hukuman mati.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Kuasa Hukum Teni Ridha Shi Ajukan Eksepsi, Minta Surat Dakwaan Batal Demi Hukum
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban
Arus Balik Libur, Jalur Sukabumi–Bogor Macet Parah

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:12 WIB

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:33 WIB

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:23 WIB

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:50 WIB

Kuasa Hukum Teni Ridha Shi Ajukan Eksepsi, Minta Surat Dakwaan Batal Demi Hukum

Berita Terbaru