JURNALSUKABUMI.COM – Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sudah mulai diterapkan sejak 3-20 Juli 2021 mendatang. Otsuka mendukung secara penuh dengan melakukan inovasi dengan mengadakan factory visit atau kunjungan pabrik yang diadakan secara online.
Kerennya lagi, program garapan perusahaan produsen minuman isotonik untuk menggantikan ion dan cairan tubuh yang hilang tersebut sudah diberlakukan sejak di tengah keterbatasan ruang gerak akibat pandemi Covid-19.
Human Capital Development & Corporate Affair Director, Sudarmadi Widodo mengatakan, kunjungan Pabrik Otsuka secara online ini sudah dimulai sejak bulan Agustus 2020 dan terus berlangsung hingga saat ini.
“Konsep ini sama halnya kayak sebelumnya yakni, para peserta dapat menyaksikan secara langsung proses produksi dari produk-produk nutraceutical Otsuka yang ada di Indonesia seperti Pocari Sweat, SOYJOY, Ion Water dan Oronamin C. Hanya saja secara online,” ujarnya dikutip dari rilis resmi PT Otsuka Indonesia, Selasa (06/07/2021).
Lanjut Sudarmadi Widodo, tujuan kegiatan ini adalah untuk mempeluas jangkauan dan memberikan kesempatan kepada masyarakat Indonesia baik dari Sabang hingga Merauke untuk lebih mengenal Otsuka secara dekat.
“Sebelumnya, tidak berbeda dengan kunjungan pabrik yang dilakukan secara offline, peserta online factory visit juga akan mendapatkan pengalaman serta edukasi yang sama. Namun uniknya di sini peserta online factory visit dapat memilih produk apa yang diinginkan untuk diketahui lebih jauh lagi,” jelas dia.
Selain itu masih kata Sudarmadi Widodo, tim online factory visit yang berada di Sukabumi maupun Kejayan akan memberikan informasi secara real time. Untuk mengajukan factory visit secara offline maupun online bisa mendaftar dan melihat jadwal kunjungan di www.aio.co.id/factory-tour.
“Kegiatan online factory visit ini akan terus dilanjutkan bahkan setelah pandemi usai. Seperti halnya filosofi kami yaitu Otsuka People Creating New Product for Better Health Word-Wide, kami ingin terus memberikan yang terbaik untuk masyarakat luas,” tutup Sudarmadi Widodo.
Redaktur: Ujang Herlan












