Tekan Covid-19, Kecamatan Gunungpuyuh ‘Belusukan’ ke Pelosok Kelurahan

Jumat, 2 Juli 2021 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, kembali melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah kelurahan di wilayahnya.

Penyemprotan disinfektan yang bertujuan guna menekan lonjakan kasus terkonfirmasi positif covid-19 itu bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi serta dibantu Aparat Kepolisian dan TNI, Kamis (01/7/2021).

Sekretaris Camat Gunungpuyuh, Ika Yatmika Rahayu mengatakan, kegiatan tersebut dilakansanakan di sekitar Kelurahan Karamat yakni di Jalan Bhineka Karya, Jalan Kopeng, Jalan GTS.

“Saat ini wilayah Kecamatan Gunungpuyuh kembali terjadi lonjakan warga terkonfirmasi positif Covid-19 tepatnya di Kelurahan Karamat, Kelurahan Gunungpuyuh dan Kelurahan Karangtengah paling tinggi,” kata Ika kepada Jurnalsukabumi.com di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, hingga kini penmabhan jumlah kasus terkonfirmasi covid-19 ini maih dirasakan. Seperti halnya 9 warga di GTS yang sudah melakukan Tes Swab PCR.

“Dan hasilnya baru terdapat 4 orang yang dinyatakan positif sedangkan yang lima orang telah melakukan isolasi mandiri. Karena belum keluar hasilnya setelah di lakukan trasing, traking dan treatmen (3T) semoga hasilnya negatif,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Camat Gunungpuyuh Aries Ariandi menambahkan, mengenak lonjalan tersebut, upaya yang dilakukan Pemerintah Kecamatan Gunungpuyuh saat ini dengan memberikan edukasi kepada masyarakat baik melalui grup Whatsapp bersama Kelurahan, RW hingga tingkat RT. Selain itu, juga terjun langsung ke setiap wilayah yang memang dianggap rawan.

“Mulai hari ini kita juga menyisir ke setiap masjid dan menyampaikan pentingnya menerapkan protokol kesehatan. Seperti, sebelum melakukan aktifitas di luar rumah wajib untuk menggunakan masker dan pentingnya menjaga kesehatan,” terangnya.

Masih kata Aries, adapun bagi warga yang memang terpapar virus tersebut diadakan juga dengan Jumat barokah. Dimana, warga diajak untuk saling menunjukan kepeduliannya antar sesama.

“Alhamdulilah di beberapa kelurahan yang baru berjalan hari ini dua RW dan satu RT. Jadi, setiap ada yang terpapar masyarakat bisa saling membantu dengan cara sesendok berkah setiap warga yang akan diberikan kepada warga yang terpapar khususnya, umumnya untuk warga yang kurang mampu,” imbuhnya.

Tidak sampai di sana, dia menegaskan melalui program vaknisasi yang dilakasanakan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi civid-19, Kecamatan Gunungpuyuh setiap harinya melaksakan kegiatan Road Show pelaksanaan vaksin ke masing-masing Posyandu.

“Alhamdulilah sudah terjaring 60 warga vaksin setiap harinya selam dua minggu terakhir ini. Mulai bulan ini akan menargetkan 300 vaksin perharinya untuk warga Kecamatan Gunungpuyuh,” ucapnya.

“Mari kita sukseskan program vaksinasi ini untuk diri sendiri bukan buat orang lain dan vaksinasi bukan untuk terbebas dari covid-19, akan tetapi sebagai bentuk ikhtiar program pemerintah dengan harapan kondisi Indonesia, Kota Sukabumi khususnya, Kecamatan Gunungpuyuh dapat pulih dan bisa beraktifitas normal. Selamat yang sudah divaksin dan luangkan waktu bagi yang belum,” tandasnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Turnamen Voli Antar RT di Nagrak Bikin Heboh, Lapangan Dipenuhi Suporter Warga
Kantor Desa Balekambang Nyaris Hangus Terbakar, Perangkat Desa Sigap Padamkan
BRIN dan Nusa Putra University Siapkan Riset Produksi Garam Sehat Berbasis Solar Still di Sukabumi 
Akses Vital Warga Terputus 5 Bulan, Jembatan Leles Akhirnya Segera Dibangun
Kades di Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Proyek Desa, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah
DPPKB Sukabumi Dorong Desa Buana Jaya Jadi Desa Model Berbasis Keluarga Berkualitas
SPPT PBB 2026 Terbit, Kades Jayanti Imbau Warga Segera Lunasi Pajak
Rumah Warga di Parakansalak Sukabumi Ambruk, Kepala Desa Bojongasih Imbau Warga Waspada!

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:30 WIB

Turnamen Voli Antar RT di Nagrak Bikin Heboh, Lapangan Dipenuhi Suporter Warga

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:15 WIB

Kantor Desa Balekambang Nyaris Hangus Terbakar, Perangkat Desa Sigap Padamkan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:56 WIB

BRIN dan Nusa Putra University Siapkan Riset Produksi Garam Sehat Berbasis Solar Still di Sukabumi 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:39 WIB

Akses Vital Warga Terputus 5 Bulan, Jembatan Leles Akhirnya Segera Dibangun

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:30 WIB

Kades di Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Proyek Desa, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah

Berita Terbaru