Bangkit di Tengah Pandemi, Puluhan Pelaku Pariwisita di Kota Sukabumi Dapat Pelatihan

Rabu, 2 Juni 2021 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Kota Sukabumi, melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, (Disporapar) menggelar pelatihan tata kelola bisnis dan pemasaran destinasi wisata. Kegiatan tersebut diselenggarakan hotel di Kota Sukabumi belum lama ini.

Tujuan dari pelatihan tersbeut dalam rangka meningkatkan pengetahuan tata kelola bisnis dan pemasaran destinasi pariwisata. Termasuk memahami komponen penting dalam penyelengaraannya yang nantinya peserta dapat mengevaluasi terhadap upaya tata kelola pengelolaan bisnis dan pemasaran destinasi pariwisata yang saat ini sedang dilakukannya.

Pelatihan tersebut diikuti 40 peserta terdiri dari unsur Pemandian Air Panas Cikundul, museum barang bekas dan antik, Yayasan Museum Alfath, Museum Kipahare, Vila Aku Cantik, pengelola Taman Sari, Rumah Budaya Sukuraga, Grand Cikareo Adventure, dan Kampung Tematik yang ada di tiap kecamatan di Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, menyampaikan bagaimana bisnis pariwisata lokal bisa menjadi ikon baru di masa – masa pasca pandemi.

“Sesuai arahan Gubernur Jabar setiap kota dan kabupaten diminta untuk mendesain pariwisata lokal apa yg bisa dibangun di daerah tersebut. Termasuk di wilayah Kota Sukabumi,” imbuhnya.

Lewat pelatihan ini, diharapkan pariwisata lokal di Kota Sukabumi bisa bergerak di masa pandemi dam pasca pandemi. Misalnya, salah satu wisata yang bisa diandalkan di Kota Sukabumi adalah wisata kuliner dan wisata heritage karena di Kota Sukabumi terdapat beberapa bangunan bersejarah.

“Tentunya setelah pelatihan ini peserta kedepannya bisa melakukan perencanaan yang baik karena sudah memahami komponen penting dalam penyelenggaraannya. Dengan melibatkan usur yang ada termasuk keterlibatan masyarakat dan keberagaman yang ada di Kota Sukabumi,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Bukit Panenjoan Tenjojaya Kini Jadi Penggerak UMKM Warga
Tepis Isu Kamar 308 Tempat Berburu Mustika, Samudra Beach Hotel Bongkar Fakta Tak Terduga 
Kamar 308 Samudra Beach Tak Hanya Dikunjungi, Kini Disebut Jadi Lokasi Berburu Mustika
Wisata Sukabumi Tak Perlu Gedung Mewah, Wabup Andreas: Rawat Alam, Budaya, dan Kebersihan
Dispar Berlakukan Tarif Parkir Per Jam di Pantai Selatan Sukabumi
IPDN Gandeng Hergun Siapkan UMKM Tembus Pasar Digital di Sukabumi
Sampah Jadi Bahan Bakar! Wamenko: Hasil Pengolahan RDF Berpotensi Penuhi Kebutuhan Pabrik Semen
PENYU Cari Lokasi Ideal, Gadobangkong hingga Citepus Dibidik Jadi Kawasan Baru Mangrove

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Bukit Panenjoan Tenjojaya Kini Jadi Penggerak UMKM Warga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:25 WIB

Tepis Isu Kamar 308 Tempat Berburu Mustika, Samudra Beach Hotel Bongkar Fakta Tak Terduga 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Kamar 308 Samudra Beach Tak Hanya Dikunjungi, Kini Disebut Jadi Lokasi Berburu Mustika

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Wisata Sukabumi Tak Perlu Gedung Mewah, Wabup Andreas: Rawat Alam, Budaya, dan Kebersihan

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Dispar Berlakukan Tarif Parkir Per Jam di Pantai Selatan Sukabumi

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB