Sungai Cipalabuan di Palabuhanratu Penuh Sampah, Begini Respon Lurah

Selasa, 25 Mei 2021 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kondisi Sungai Cipalabuan di Kelurahan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi yang penuh sampah dikeluhkan oleh masyarakat sekitar. Aparat wilayah setempat akan melakukan tindakan untuk mengatasi hal itu.

Salah satu keluhan terkait Sungai Cipalabuan disampaikan Tokoh Kesatuan Adat Tradisi Palabuhanratu, Firman Hidayat. Firman mengaku prihatin melihat kondisi aliran Sungai Cipalabuan yang penuh sampah menimbulkan bau tak sedap.

Ia menambahkan, kondisi sungai cukup meresahkan bagi warga, khususnya yang bermukim dekat Sungai Cipalabuan.

“Sebetulnya kita, warga sekitar sungai yang terdampak. Bagi masyarakat maupun pemerintah hayu kita sama-sama jaga lingkungan ini, kalau bisa diadakan pembersihan seperti susur sungai agar tidak terjadi penumpukan sampah,” ujar Firman kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (25/5/2021).

Firman meminta kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, termasuk sungai, harus lebih ditingkatkan. Prilaku tidak peduli lingkungan membuat masyarakat yang berada dekat dengan pesisir pantai yang terkena imbasnya.

Firman menjelaskan, sungai merupakan salah satu ekosistem perairan yang dipengaruhi oleh banyak faktor baik aktivitas alam maupun aktivitas manusia. Tidak sedikit aktivitas manusia yang mempengaruhi tercemarnya ekosistem sungai meliputi kegiatan pertanian, perkebunan, pemukiman, industri dan lain sebagainya.

“Secara langsung sampah atau limbah dari aktivitas tersebut yang masuk ke sungai dapat mengakibatkan perubahan sungai,” tandasnya.

Kondisi Sungai Cipalabuan cukup memprihatinkan. Sampah menumpuk di dasar sungai, airnya pun sudah berwana hijau hingga mengeluarkan bau tak sedap.

Mengenai informasi tersebut Lurah Palabuhanratu, Deni Zulfan Aminudin, langsung merespon cepat dan menyampaikan pemeliharaan Sungai Cipalabuhan memang sudah menjadi agenda rutin.

Hanya saja, penanganan sampah ini bukan murni tanggungjawab pemerintah. Melainkan, perlu adanya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah.

“Sebetulnya pemeliharaan dan imbauan untuk buang sampah di Sungai Cipalabuhan sudah kita geber jauh-jauh hari. Dan insyaallah dalam waktu dekat ini kami beserta LPMD, Karang Taruna dan lembaga kelurahan lainnya bakal terjun langsung ke lokasi itu,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (25/5/2021).

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Ratusan Massa Aksi PMII Kota Sukabumi Geruduk Balai Kota, Sampaikan 11 Tuntutan
Dampak Pembangunan Jalan Gudang di Kota Sukabumi, Sejumlah Toko Sepi dan Omzet Turun
LSM Gapura Desak Kejari Periksa Proyek Air Minum ‘Bobrok’ di Caringin
Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak
Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia
Bupati Sukabumi dan Penasihat Presiden Resmikan Huntap untuk Korban Bencana
Polusi Debu Proyek Tol Bocimi Seksi 3 Menghantui Warga Karangtengah Sukabumi
Gus Uha Jawab Isu Mangkrak Proyek Gedung MUI Cikembar Rp 3 Miliar, Hingga Soal Segel Kontraktor Paving Blok

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 16:24 WIB

Ratusan Massa Aksi PMII Kota Sukabumi Geruduk Balai Kota, Sampaikan 11 Tuntutan

Rabu, 22 April 2026 - 11:06 WIB

Dampak Pembangunan Jalan Gudang di Kota Sukabumi, Sejumlah Toko Sepi dan Omzet Turun

Minggu, 19 April 2026 - 13:05 WIB

LSM Gapura Desak Kejari Periksa Proyek Air Minum ‘Bobrok’ di Caringin

Sabtu, 18 April 2026 - 20:57 WIB

Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak

Kamis, 16 April 2026 - 20:39 WIB

Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777