JURNALSUKABUMI.COM – Dua korban longsor yang terjadi di Kampung Cigadog, RT 07/03, Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug sudah dievakuasi ke Puskesmas Cicurug untuk mendapatkan penanganan medis.
Ketua RW 03, Ahmad Suyat mengatakan, longsor ini terjadi setelah salat tarawih sekitar pukul 20.30 WIB. Ketika itu dua korban sedang berbaring, tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari bagian belakang rumah.
“Setelah itu berdasarkan cerita korban tembok bagian belakangnya jebol oleh material tanah,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, di lokasi.
Namun saat kejadian tersebut berlangsung, dua korban ini tidak sempat melarikan diri. Sehingga material bangunan yang saat itu mulai berjatuhan menimpa mereka.
“Di rumah ini dihuni lima orang. Tapi tiga orang lainnya berhasil melarikan diri. Korban ini adalah ibu dan anak, ibu mengalami luka ringan di bagian bahu dan anak luka di bagian kepala dan kaki,” tandasnya.
Sementara itu, Kapolsek Cicurug Kompol Parlan menerangkan, pihaknya bersama Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) dan relawan tengah melakukan identifikasi di lokasi kejadian.
Akibat kejadian tersebut, kerugian tersebut ditaksir mencapai Rp 200 juta.
“Saya pastikan dua korban selamat. Besok kami akan kerja bakti membersihkan material longsor,” terangnya.
Reporter: Syahrul | Redaktur: FK Robbi












