18 Rumah di Jampang Tengah Rusak Disapu Angin

Senin, 12 April 2021 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Akibat disapu angin kencang, sebanyak 18 unit rumah di Wilayah Kampung Tegaldatar RT 04/01, Kampung Pasirhuni RT 05/02 dan Kampung Pasirhayam RT 08/02, Desa Bantaragung, Kecamatan Jampangtengah, mengalami kerusakaan.

“Kejadiannya Minggu, (11/4/21), sekitar Pukul 14.30 WIB, terjadi hujan besar dan angin kencang,” ujar singkat salah satu korban, Sahudin (69).

Sementara itu, Daeng Sutisna, dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukabumi, membenarkan ihwal peristiwa tersebut. Lokasi tersebut dilanda hujan lebat yang disertai angin kencang.

“Yang mengakibatkan 18 Unit Rumah warga rusak ringan di bagian atap, satu unit mushola rusak ringan di bagian atap, dan satu unit antena parabola posyandu roboh,” kata Daeng kepada jurnalsukabumi.com, Senin (12/04/21).

Lanjut Daeng, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, kerugian ditaksir Rp 50 juta, dan untuk kondisi saat ini aman terkendali tidak ada warga yang mengungsi.

“Semua bangunan yang terdampak telah ditangani swadaya dibantu BPBD dengan menutup bagian atap menggunakan terpal,” ujarnya.

Reporter: Ruslan AG | Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Berita Terbaru