Jelang Ramadhan, Ponpes Al-Ma’tuq Bagikan Ribuan Sembako

Jumat, 9 April 2021 - 17:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menyambut bulan suci ramadhan 1442 Hijriah Tahun 2021, Pesantren Al-Ma’tuq Sukabumi, memberikan bingkisan sembako kepada ribuan penerimaan manfaat di lingkungan pesantren Jalan Kadudampit, Desa Gunungjaya, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (08/04/21).

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri Camat Cisaat Yudi Mulyadi, Kapolsek Cisaat AKP Rusmadi, Kades Gunungjaya Anwar Musadad, Unsur MUI Kecamatan Cisaat, Tokoh Masyarakat dan para tamu undangan. Kegiatan tersebut dengan mengikuti protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Mudir Pesantren Al-Ma’tuq, Dr Ade Hermansyah, mengatakan, agenda rutin setiap tahun dilaksanakan ini adalah bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, atas digelarnya bakti sosial (baksos) sekitar satu ribu penerima manfaat.

“Dalam kegiatan saat ini di Pesantren Tahfiz Quran Al-Bassam, meski di tengah kondisi Pandemi Covid-19, Alhamdulillah kami pesantren Al-Ma’tuq dan para donatur masih bisa berbagi kebahagiaan dalam memberikan bingkisan paket sembako berupa beras 20 kilo, tiga kilo gula pasir, tiga kilo minyak goreng, botan dan lainya. Semua diberikan untuk bekal menyambut bulan Ramadhan dari para donatur yang inginkan memberikan kebahagiaan dari semua yang menerima,” ujarnya DR Ade Hermansyah, Kamis (08/04/21).

Camat Cisaat Yudi Mulyadi mengaku bangga dan mengapresiasi kepada pesantren Al-Ma’tuq yang konsisten mengadakan kegiatan rutin setiap tahun dalam menjelang bulan suci Ramadhan. Tentunya, hal tersebut harus didukung dan dijadikan motivasi untuk lembaga pendidikan pesantren di Kabupaten Sukabumi.

“Alhamdulillah dan kami ucapkan terimakasih kepada lembaga pendidikan Pesantren Al-Ma’tuq dan donatur yang peduli terhadap perkembangan pendidikan agama islam dan peduli terhadap masyarakat sekitar. Ini kegiatan sangat mulya dan wajib bersyukur, mari kita doakan khususon untuk donatur dan jajaran pesantren Al-Ma’tuq, diberikan kesehatan keberkahan dan diberikan kelancaran rizkinnya, Amin Yaa Robbal Alamin,” tandas Yudi Mulyadi dalam sambutannya.

Ditempat terpisah, Kades Gunungjaya, Anwar Musadad mengaku, sangat bangga dengan perkembangan pesantren Al-Ma’tuq yang berada di lingkungan pemerintah desanya.

“Kami bangga dengan adanya pesantren Al-Ma’tuq, Al-Bassam dan lembaga pendidikan dibawah naungan Al-Ma’tuq Yayasan Lajnah Khairiyah Musytarakah Jakarta, diresmikan pada tanggal 2 Dzui-Qa’dah 1417 H/ II Maret 1997 M, oleh Bupati Sukabumi dan Duta Besar Kuwait untuk Indonesia pada saat itu,” kata Anwar Musadad.

“Alhamdulillah sejak saya menjabat Kades Gunungjaya selama dua periode ini, banyak terbantu oleh kendaraan pesantren ini. Khusus bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah kali ini, ada ratusan penerimaan manfaat yang mendapatkan, untuk pemerataan kami berikan data warga yang sesuai. Kami berharap, bantuan yang disalurkan Al-Ma’tuq bermanfaat dan berkah untuk semuanya,” tandas Anwar.

Sementara itu, sejarah Pesantren Al-Ma’tuq Sukabumi adalah lembaga pendidikan di bawah binaan Yayasan Lajnah Khairiyah Musytarakah Jakarta, diresmikan pada tanggal 2 Dzui-Qa’dah 1417 H/ II Maret Tahun 1997, Oleh Bupati Sukabumi saat itu dan Duta Besar Kuwait untuk Indonesia.

Secara administrasi data yang tercantum di pemerintahan kabupaten (Pemkab), Pesantren Al-Ma’tuq berada di wilayah Kabupaten Sukabumi, tetapi secara geografis lebih dekat pusat Kota Sukabumi. Jarak antara Pesantren Al-Ma’tuq dengan pusat Kota Sukabumi adalah 7 km, sedangkan dengan pusat Kabupaten Sukabumi berjarak sekitar 70 km.

Dengan kondisi seperti itu, Pesantren Al-Ma’tuq sangat mudah dijangkau dengan kendaraan umum atau pribadi, baik dari arah Kota Bogor dan Jakarta maupun dari arah Cianjur dan Bandung.

Pesantren Al-Ma’tuq juga memiliki tata letak geografis yang strategis di kaki Gunung Gede dan berada di lintasan rekreasi bukit dan danau Situgunung Gede Pangrango, berhadapan dengan suasana kehidupan dinamis di segitiga Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta.

Dengan suasana desa yang asri dan udara yang sejuk, dan latar belakang pesawahan yang terhampar sejauh mata memandang, merupakan suasana yang sangat kondusif dan sangat mendukung untuk para santri berkonsentrasi menuntut ilmu.

Di awal, Pesantren Al-Ma’tuq dikhususkan untuk menampung anak-anak yatim dari berbagai daerah di Indonesia dalam bentuk panti. Namun dalam perkembangan selanjutnya pesantren ini menyelenggarakan pendidikan mandiri dan masih dikhususkan untuk anak-anak yatim.

Baru pada tahun ajaran 2007-2008 dibuka kesempatan untuk santri non yatim, melihat antusiasme masyarakat untuk menitipkan anaknya di lembaga pendidikan yang dinilai berkualitas (Pesantren Al-Ma’tuq).

Pesantren Al-Ma’tuq berdiri diatasi luas area 3.600 m2 yang merupakan wakaf dan’ Bapak Ir. H. Salim Adapun pembangunannya didanai oleh Syekh Abdul Hamid bin Abdullah Al-Ma’tuq atas nama keluarga besar Abdullah AlMa’tuq melalui Yayasan Lajnah Khairiyyah Musytarakah.

Secara bertahap Pesantren Al-Ma’tuq pun berusaha membebaskan dan atau membeli sejumlah tanah di sekitar Pesantren dan terus mengembangkan pembangunan-pembangunan untuk menunjang sarana pendidikan dan pengasuhan yang kondusif dan berkualitas.

Reporter: Rizky | Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers
Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda
Hadiri Muskorda IJTI, SMSI Sukabumi Raya Dorong Kolaborasi Pers Digital 
DLH Sukabumi Perkuat Pengawasan Lingkungan, Pelaku Usaha Diminta Taat Aturan
Traktor Bantuan Petani Cidadap Berpindah Wilayah, Setahun Kemudian Ditemukan Rusak
Pasokan Solar Nelayan Palabuhanratu Disanggupi 240 KL, HNSI Minta Fleksibel saat Darurat
DMCG Gandeng Tzu Chi Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis, 500 Warga Sukabumi Terlayani

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 13:54 WIB

Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026

Minggu, 27 September 2026 - 09:59 WIB

PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers

Minggu, 27 September 2026 - 06:48 WIB

Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda

Sabtu, 26 September 2026 - 18:56 WIB

Hadiri Muskorda IJTI, SMSI Sukabumi Raya Dorong Kolaborasi Pers Digital 

Jumat, 25 September 2026 - 20:49 WIB

DLH Sukabumi Perkuat Pengawasan Lingkungan, Pelaku Usaha Diminta Taat Aturan

Berita Terbaru

HEADLINE

Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:10 WIB

HEADLINE

Warga Nagrak Meregang Nyawa di Dalam Sumur

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:07 WIB