Ular Raksasa dari Tanah Liat di Nyalindung Kembali Dibongkar

Kamis, 4 Maret 2021 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Penampakan ular raksasa yang sempat menghebohkan warga di Kampung Baros Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, ternyata dibuat hanya untuk sebuah kebutuhan konten.

Usut demi usut patung raksasa yang dibuat menyerupai ular piton ini sengaja dibangun menggunakan tanah liat untuk kebutuhan konten salah satu youTubers di sana.

“Sebetulnya itu untuk kebutuhan Medsos chanel youtube warga di sekitar sini dan ada chanel youtubenya. Tapi bagus kreatif mungkin keberadaannya yang tak biasa jadi sempat hebohkan warga,” ujar Enda (30) warga sekitar kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (04/03/21).

Lanjut dia, saat ini patung itu pun sudah dibersihkan kembali. Pasalnya, khawatir bisa membuat panik warga yang tidak mengetahui keberadaan patung tersebut.

“Ya, warga sekitar kemarin langsung mengintruksikan untuk membongkar lagi patung itu. Karena kasian jika ada masyarakat yang punya riwayat jantung main ke sana lalu dia kaget bisa bahaya juga kan makanya kita bongkar lagi,” ujarnya.

Sebelumnya, masyarakat yang berada di Kampung Baros, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi. Dihebohkan dengan temuan patung menyerupai ular raksasa.

Patung ular yang berukuran kurang lebih 15 meter ini pertamakali ditemukan warga pada Selasa (02/02/21). Patung itu berada di sebuah lereng bukit ditengah semak-semak yang letaknya tidak jauh dari pemukiman warga.

Dengan adanya patung menyerupai ular piton itu sempat membuat heboh warga hingga jagat media sosial Sukabumi. Pasalnya, sebelumnya masyarakat sekitar tidak pernah mengetahui tentang keberadaan patung tersebut.

“Ya, sempat membuat panik warga. Sampai perangkat desa pun sempat mengecek keberadaan patung itu, karena awalnya tidak pernah ada patung di bukit tersebut,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Yusuf Taojiri Terpilih sebagai Kepala Desa PAW Cibolang, DPRD Turut Apresiasi
Hari Kedua Pencarian Fadlan, Tim SAR Sisir Sungai Cicatih dari Hulu hingga Hilir
Kejari Sukabumi Musnahkan Barang Bukti, Kasus Obat Terlarang Paling Menonjol
Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Cibadak, BPBD Sukabumi Salurkan 10 Ribu Liter untuk 315 KK
Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik
Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda
Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi
Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:29 WIB

Yusuf Taojiri Terpilih sebagai Kepala Desa PAW Cibolang, DPRD Turut Apresiasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:37 WIB

Hari Kedua Pencarian Fadlan, Tim SAR Sisir Sungai Cicatih dari Hulu hingga Hilir

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:27 WIB

Kejari Sukabumi Musnahkan Barang Bukti, Kasus Obat Terlarang Paling Menonjol

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:43 WIB

Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Cibadak, BPBD Sukabumi Salurkan 10 Ribu Liter untuk 315 KK

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik

Berita Terbaru