Seorang Gadis Kecelakaan Tunggal di Jalan Pelabuhan II KM 7,5 Akibat Jalan Berlubang

Selasa, 9 Februari 2021 - 09:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM -Seorang gadis belia warga Kampung Pasir Badak, Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi bernama Putri (16) mengalami kecelakaan tunggal saat melintas di Jalan Pelabuhan II Km 7,5, persis di depan Jalan menuju Ponpes Salafi Al – I’Aanah Loa Copong, Senin (07/02/21) malam sekitar pukul 19.30 WIB.

Insiden terjadi, saat korban tidak bisa mengontrol laju kendaraannya karena jalan di sekitar tempat kejadian banyak berlubang, licin dan gelap gulita karena tidak ada sarana penerangan jalan umum (PJU).

Akibat kecelakaan tersebut, gadis berpostur tinggi dan berkulit putih yang tengah menuntut ilmu di salah satu pondok pesantren di wilayah Cisaat itu, mengalami luka-luka yang cukup parah di sekitar pergelangan kaki sebelah kanan dan satu buah gigi depan atas patah karena membentur aspal.

Korban mengatakan, kecelakaan terjadi usai dia mengantarkan seorang temannya yang tinggal di wilayah Kota Sukabumi.

“Dia habis main dari rumah saya. Nunggu ojek online tapi tidak datang – datang. Terpaksa saya harus mengantarnya sendiri ke rumahnya. Saat pulang melintasi di Jalan Pelabuhan II, ban motor yang saya kendarai melindas lobang yang cukup besar. Saya hilang keseimbangan dan terpelanting jatuh seketika menimpa jalan aspal dalam posisi tertelungkup,” kata korban kepada jurnalsukabumi.com

Menurut saksi mata di tempat kejadian Asep, warga Cikembar, korban berusaha meminta tolong kepadanya untuk berdiri dan menyampingkan motornya ke pinggir jalan. Karena kondisinya yang sulit berdiri karena kaki sebelah kanan tertindih bodi motor. Selain Asep ada beberapa kendaraan dibelakangnya yang ikut berhenti dan membopong korban ke sebuah warung yang letaknya tidak jauh dari lokasi bekas kecelakaan.

“Saya dibantu beberapa pengendara motor lain yang kebetulan melintas, membawa ke sebuah warung untuk mengobati luka – lukanya sambil menunggu keluarga korban datang menjemput,” kata Asep.

Dia berharap kepada pemerintah, agar secepatnya memperbaiki ruas jalan tersebut agar tidak jatuh korban lain. Karena konon di sepanjang Jalan Pelabuhan II itu, kerap terjadi kecelakaan yang berujung kematian.

Reporter: Usep Mulyana || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Tragis! Ayah dan Anak Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Panenjoan Ciemas
DLH Ikut Turun ke Lokasi Tambang Simpenan, Tailing Dam Jadi Bagian yang Dikaji
DPRD Soroti Aktivitas Tambang di Simpenan, Perusahaan Diminta Hentikan Kegiatan Sementara
HUT ke-81 TNI: Rumkitban Pangrango Sukabumi Gelar Baksos Kesehatan dan Pengobatan Gratis
Lahan Sawit di Parakansalak Terbakar, Petugas Gabungan Evakuasi CepatĀ 
Diduga Belum Kantongi Izin, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Dikeluhkan Warga
Satu Keluarga Terjun ke Jurang di Ciemas, Ayah Meninggal Dunia
Bawa Muatan 9 Ton, Truk Terguling di Tanjakan Baed Warungkiara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:38 WIB

Tragis! Ayah dan Anak Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Panenjoan Ciemas

Selasa, 29 September 2026 - 10:35 WIB

DLH Ikut Turun ke Lokasi Tambang Simpenan, Tailing Dam Jadi Bagian yang Dikaji

Selasa, 29 September 2026 - 08:09 WIB

DPRD Soroti Aktivitas Tambang di Simpenan, Perusahaan Diminta Hentikan Kegiatan Sementara

Senin, 28 September 2026 - 22:04 WIB

HUT ke-81 TNI: Rumkitban Pangrango Sukabumi Gelar Baksos Kesehatan dan Pengobatan Gratis

Minggu, 27 September 2026 - 20:34 WIB

Lahan Sawit di Parakansalak Terbakar, Petugas Gabungan Evakuasi CepatĀ 

Berita Terbaru