JURNALSUKABUMI.COM – Seiring melonjaknya harga kacang kedelai di pasaran, para pemilik usaha pabrik tahu di Kampung Cikaroya, Desa Cibolangkaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, terpaksa menaikan harga jualnya.
Harga kedelai di pasaran, saat ini sudah menyentuh harga psikologis yakni Rp9300 per kilogram. Pada masa sebelum pandemi, harga kedelai hanya sekitar Rp7300 per kilogram.
Seorang pekerja pengolahan tahu Cikaroya, Iwan mengatakan, pemilik usaha tahu terpaksa harus menaikan harga untuk menyeimbangkan ongkos produksi seiring tingginya harga kedelai saat ini.
“Ukuran tetap tapi harga kami naikan sedikit. Sebelumnya, harga tahu per bijinya Rp150 sekarang menjadi Rp200 per biji. Ini semua dilakukan untuk menutup ongkos produksi,” kata Iwan kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (04/02/2021).
Dia berharap kepada pemerintah, untuk segera menstabilkan harga kedelai. Agar harga jual tahu yang dinaikan kisaran 25% ini bisa kembali normal.
“Omset penjualan tetap, tapi kalau bisa, harga kacang Kedelai tetap harus diturunkan ke titik normal. Agar masyarakat, kembali bisa menikmati cemilan itu, sebagai teman beristirahat bersama keluarga,” tandasnya.
Reporter: Usep Mulyana | Redaktur: Ujang Herlan











