Miris, Potret Jalan Pangleseran hingga Cikembang Semakin Parah

Kamis, 28 Januari 2021 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Potret kondisi jalan Provinsi Jawa Barat (Jabar) di wilayah Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, mengalami kerusakan semakin parah.

Pantauan jurnalsukabumi.com, Kamis (28/01/2021). Dari arah Pasar Tradisional Panggleseran hingga terminal Cikembang terdapat beberapa titik kerusakan. Diantaranya, di wilayah Desa Kertaraharja, Desa Bojongraharja dan Desa Cimanggu dan Desa Cikembar.

Jalan berlubang dengan kedalaman dan diameter bervariasi pun seolah jadi pemandangan tak asing lagi. Terlebih, kondisi tersebut lebih parah jika di musim hujan seperti sekarang. Tak ayal banyak kendaraan khususnya sepeda motor yang terperosok dan terjatuh lantaran tidak terlihat lubang karena tertutup air.

Akibatnya, warga setempat mengeluhkan kondisi jalan rusak tersebut. “Kondisi jalan sangat memprihatinkan sehingga sering terjadi motor yang terjatuh karena terperosok,” kata salah satu warga Desa Bojongraharja, Cikembar, Revi Hendriyana(30) kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (28/1/21).

Revi menuturkan, sangat menyangkan dengan kondisi jalan tersebut. Padahal, wilayah tersebut di kelilingi perusahaan besar, “Sangat di sayangkan wilayah yang di kelilingi perusahaan besar tapi fasilitas jalan umum (jalan provinsi) jalan pelabuhan II, sangat memprihatinkan,” ujarnya.

“Kami warga memohon kepada dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan. Adapun perbaikan itu jangan asal-asalan dan kami menginginkan jalan ini cor seperti jalan yang lainnya jangan hanya ditambal dengan aspal hanya setetes,” paparnya.

Sementara itu ditempat terpisah PLT Sekertariat Kecamatan (Sekmat) Cikembar, Dading membenarkan bahwa kondisi jalan yang ada di wilayahnya mengalami kerusakan.

“Kami sedang berupaya melakukan koordinasi dan menginformasikan kondisi iki ke Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupatem Sukabumi, untuk selanjutnya diteruskan ke PU Provinsi Jabar,” tuturnya.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh pengendara yang melintas agar lebih berhati-hati,” imbaunya.

Reporter: Ruslan AG | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Kekeringan Meluas, Dinas Pertanian Petakan Wilayah Rawan Demi Selamatkan Panen
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:53 WIB

Kekeringan Meluas, Dinas Pertanian Petakan Wilayah Rawan Demi Selamatkan Panen

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Berita Terbaru