Harga Manggis di Cikembar Terus Meroket, Ternyata ini Penyebabnya!

Rabu, 27 Januari 2021 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Musim panen tahun ini, harga Manggis di Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, merangkak naik hingga tembus Rp30 ribu per kilogram (Kg).

Bahkan, harga tersebut merupakan harga dari petani ke pengepul. Dikabarkan sebelumnya, harga buah yang memiliki nama latin garcinia mangostana itu di wilayah Bojongkembar, Cikembar, hanya tembus diangka Rp21 sampai Rp25 ribu per kg. Namun, selang beberapa minggu kini harganya melambung tinggi.

“Dari petani ke pengepul itu perkilonya Rp30 sampai 35 ribu tergantung kualitas buah,” kata salah satu petani manggis setempat Ujang Sopyan (36) kepada jurnalsukabumi.com Rabu (27/1/21).

Harga tersebut terbilang cukup tinggi jika dibandingkan dengan musim panen yang sebelumnya. “Ya, lumayan tinggi jika dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya tembus Rp12 Ribu perkilonya,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu pengepul manggis Kosim mengatakan, harga manggis meroket salah satu penyebabnya adalah musim panen tahun ini jarang berbuah.

“Kendala yang dihadapi musim ini karna faktor cuaca sehingga buah manggis keluarnya sedikit dan yang membuat harga manggis melonjak di musim ini karena buahnya sedikit dan persaingan harga dari pengepul tinggi karena berebutan barang sehingga muncul daya saing harga yang lumayan bagus,” tuturnya.

Reporter: Ruslan AG | Redaktur : Ujang Herlan

Berita Terkait

Tahara BPR Sukabumi Cicurug Tetap Jadi Primadona
BPR Sukabumi Buka Pendaftaran Tabungan Hari Raya, 25 Maret–24 April
Ini Linknya! Buku Panduan Ternak Ayam Petelur Cage-Free Bisa Jadi Acuan Strategi Bisnis Peternak
BPR Sukabumi Umumkan Pelayanan Oprasinoal Tutu Selama Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahu 2026
Gerakan Pangan Murah Polres Sukabumi Diserbu Masyarakat
Pasar Murah Polres Sukabumi Kota di Gedung Juang Diserbu Warga, Harga di Bawah HET
THR 2026 Wajib Dibayar Paling Lambat H-7 Lebaran, Ini Kata Disnakertrans!
Bazar Kuliner Ramadan 1447 H di Cisaat Catat Perputaran Uang Rp211 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:17 WIB

Tahara BPR Sukabumi Cicurug Tetap Jadi Primadona

Rabu, 8 April 2026 - 13:26 WIB

BPR Sukabumi Buka Pendaftaran Tabungan Hari Raya, 25 Maret–24 April

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:36 WIB

Ini Linknya! Buku Panduan Ternak Ayam Petelur Cage-Free Bisa Jadi Acuan Strategi Bisnis Peternak

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:30 WIB

BPR Sukabumi Umumkan Pelayanan Oprasinoal Tutu Selama Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahu 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:50 WIB

Gerakan Pangan Murah Polres Sukabumi Diserbu Masyarakat

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777