Bareskrim Polri Tangkap Pria Asal Cicurug, Sita Ratusan Burung Dilindungi

Jumat, 15 Januari 2021 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim Polri menangkap seorang pria berinisial FJ di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis 14 Januari 2021. FJ ditangkap karena memelihara ratusan hewan dilindungi diduga tanpa izin.

FJ diciduk di rumahnya di Kampung Tenjolaya Rt 04/04, Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug. Kasubdit 1 Tipidter Bareskrim Polri, Kombes Pol Muh Zulkarnaen, mengatakan FJ diduga memelihara satwa dilindungi dalam keadaan hidup tanpa disertai dokumen yang sah.

“FJ telah melakukan perkara dugaan tindak pidana dengan menyimpan, memiliki, memelihara dan mengangkut satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup,” ungkap Zulkarnaen.

Penangkapan ini bermula dari informasi dari masyarakat. Bareskrim Polri kemudian menindaklanjuti informasi tersebut bersama-sama dengan Polres Sukabumi, Polda Jawa Barat, Tim dari Direktorat Pencegahan dan Pengamanan Hayati Ditjen KSDAE dan Balai Besar KSDA Provinsi Jawa Barat.

“Sesampainya petugas di rumah yang bersangkutan kami langsung melakukan pemeriksaan dan mendapati sejumlah hewan dilindungi di rumahnya,” kata Zulkarnaen.

Adapun sejumlah hewan dilindungi tersebut diantaranya 53 ekor burung kakatua maluku atau merah (Cacatua Moluccensis), 22 ekor kakatua jambul kuning (cacatua sulphurea), 12 ekor kakatua putih, 4 ekor kakatua tanimbar, 38 ekor kakatua koki, 47 ekor nuri bayan, 5 ekor kasturi kepala hitam, 3 ekor gelatik jawa.

Zulkarnaen menambahkan, saat dilakukan pemeriksaan FJ tidak dapat menunjukan legalitas atau izin atas kepemilikan hewan tersebut. Sehingga petugas melakukan penyitaan untuk dijadikan barang bukti.

“Burung yang terdiri dari 8 jenis yang berjumlah 184 ekor tanpa dilengkapi dengan dokumen nantinya diserahkan ke lembaga konservasi,” tandasnya

Kepada petugas FJ mengaku sudah dua tahun memelihara dan memperjualbelikan burung-burung tersebut. Atas perbuatannya itu, Ia terancam hukuman penjara.

Zulkarnaen menuturkan FJ sudah dua tahun menyimpan dan memperjualbelikan burung-burung tersebut.

Atas perbuatannya, FJ diancam dengan Pasal 21 ayat (2) huruf a Jo Pasal 40 ayat (2) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Ia terancam hukuman 5 tahun penjara.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Lapas Sukabumi Perkuat Zero Halinar, Gandeng TNI-Polri Razia dan Tes Urine
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi
KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota
Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Kota Sukabumi, Satu Tersangka Ditangkap dan Pemasok Diburu
Momentum Persaja Kabupaten Sukabumi: Tegakkan Keadilan dan Perkuat Solidaritas Adhyaksa

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:18 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Zero Halinar, Gandeng TNI-Polri Razia dan Tes Urine

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:31 WIB

Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi

Berita Terbaru

RAGAM

Gandeng BKPSDM, Bupati: Satpol PP Tegas dan Humanis

Senin, 11 Mei 2026 - 14:11 WIB