JURNALSUKABUMI.COM – Longsor yang melanda Jalur sabuk Geopark Ciletuh Loji-Palangpang sebanyak 11 titik, diantaranya tiga titik yang memutus jalan tersebut termasuk jalan yang pernah masuk pada perbaikan jalan Tahun 2019 senilai Rp 11 miliar. Hal tersebut berdasarkan pantauan di LPSE Jawa Barat.
Satu titik yang masuk pada pengerjaan 2019 lalu yakni tepatnya di Km.bdg 163+900 dengan amblas sepanjang 50 meter dan kedalaman empat meter. Tampak beton penyangga jalan tersebut ambrol bercampur dengan tanah.
“Benar, itu jalan pemeliharaan Tahun 2019 lalu, ambrol lagi karena derasnya hujan,” ungkap Unit Pengelolaan (SUP) V Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat Juanda Nur.
Yang menjadi prioritas saat ini memang ada tiga titik yang sangat parah, yakni di Tanjakan Dini, Giri Mukti dan yang ini.
“Kami pihak Bina Marga terus melakukan upaya kepada pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat masuk pada darurat bencana,” pungkasnya.
Reporter: Ilham || Redaktur: FK Robbi












