Semasa Hidup Aa Gatot Dikenal Dermawan, Dimakamkan di Sukabumi?

Minggu, 8 November 2020 - 21:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Suasana duka menyelimuti rumah berkelir kuning di Kampung RT 02/09, Desa Sukamanah, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Minggu, (08/11/2020) malam. 

Rumah tersebut merupakan kediaman aktor sekaligus penyanyi, Gatot Brajamusti. Di mana, pria kelahiran Sukabumi, 29 Agustus 58 silam itu menghembuskan nafas, pukul 16.11 WIB di Rumah Sakit Pengayoman Jakarta.

Diketahui, pria yang karib disapa Aa Gatot divonis penjara 20 tahun, sejak 2018 lalu lantaran terjerat kasus asusila, kepemilikan senjata tajam, dan satwa langka. 

Dua bendera kuning tampak terpasang di pintu masuk parkiran rumah tersebut. Sejumlah keluarga, kerabat, dan tetangganyapun menyesaki rumah tersebut. Rencananya, jenazah Aa Gatot bakal dimandikan di Masjid Attawabin, tepat di depan rumah Aa Gatot. Hingga pukul 21.23 WIB, mereka masih terlihat berkumpul dan kerabat terus berdatangan.

Lukman Nulhakim Albana, kerabat sekaligus penceramah mengaku kaget setelah mendapat informasi mengenai kepergian Aa Gatot. Malah, dalam waktu dekat bersama keluarganya, ia akan melaksanakan peringatan maulid nabi sekaligus untuk merayakan hari jadi Aa Gatot.

Lukman Nulhakim Albana.

“Kami kaget begitu mendengar Aa meninggal. Baru kemarin kita (keluarga) mengadakan maulid nabi serta merayakan ulang tahunnya,” kata Lukman.

Lukman bercerita, semasa hidup dan tinggal di Sukabumi Aa Gatot dikenal dermawan. Sudah banyak memberangkatkan warga untuk beribadah umroh, donatur pembangunan masjid, dan kerap kali melakukan aksi sosial, seperti menyantuni anak yatim-piatu.

“Semoga amal baik beliau diterima Allah SWT. Semua kesalahan dan kekhilafannya dimaafkan, mohon doanya kepada semua,” ucapnya.

Reporter : Ifan | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Angkat Hanjeli Sukabumi, Asep Hidayat Mustopa Masuk 3 Besar Finalis DPD RI Awards 2026
Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Tampil Gemilang di Jaraido Championship 3, Pesilat Muda Sukabumi Zahra Dwi Khoirunnisa Raih Juara 1 Nasional
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Berita Terbaru