JURNALSUKABUMI.COM – Suasana duka menyelimuti rumah berkelir kuning di Kampung RT 02/09, Desa Sukamanah, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Minggu, (08/11/2020) malam.
Rumah tersebut merupakan kediaman aktor sekaligus penyanyi, Gatot Brajamusti. Di mana, pria kelahiran Sukabumi, 29 Agustus 58 silam itu menghembuskan nafas, pukul 16.11 WIB di Rumah Sakit Pengayoman Jakarta.
Diketahui, pria yang karib disapa Aa Gatot divonis penjara 20 tahun, sejak 2018 lalu lantaran terjerat kasus asusila, kepemilikan senjata tajam, dan satwa langka.
Dua bendera kuning tampak terpasang di pintu masuk parkiran rumah tersebut. Sejumlah keluarga, kerabat, dan tetangganyapun menyesaki rumah tersebut. Rencananya, jenazah Aa Gatot bakal dimandikan di Masjid Attawabin, tepat di depan rumah Aa Gatot. Hingga pukul 21.23 WIB, mereka masih terlihat berkumpul dan kerabat terus berdatangan.
Lukman Nulhakim Albana, kerabat sekaligus penceramah mengaku kaget setelah mendapat informasi mengenai kepergian Aa Gatot. Malah, dalam waktu dekat bersama keluarganya, ia akan melaksanakan peringatan maulid nabi sekaligus untuk merayakan hari jadi Aa Gatot.

“Kami kaget begitu mendengar Aa meninggal. Baru kemarin kita (keluarga) mengadakan maulid nabi serta merayakan ulang tahunnya,” kata Lukman.
Lukman bercerita, semasa hidup dan tinggal di Sukabumi Aa Gatot dikenal dermawan. Sudah banyak memberangkatkan warga untuk beribadah umroh, donatur pembangunan masjid, dan kerap kali melakukan aksi sosial, seperti menyantuni anak yatim-piatu.
“Semoga amal baik beliau diterima Allah SWT. Semua kesalahan dan kekhilafannya dimaafkan, mohon doanya kepada semua,” ucapnya.
Reporter : Ifan | Redaktur: Usep Mulyana












