JURNALSUKABUMI.COM – Martabak manis salah satu jenis icip-icip yang sudah tak asing lagi di masyarakat dan kian hadir dengan segudang varian.
Bentuk martabak manis tidak lain berupa dua tangkup adonan dengan isian di tengahnya yang dibalut mentega. Namun, dengan bergesernya waktu kini hadir martabak pizza yang menggugah selera.
Satu di antaranya, besutan Wawan Herwan Pemilik Martabak Putra Siliwangi yang berlokasi di Kampung Pasirbentik RT. 02/01, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi.
Sukses pasarkan martabak klasiknya, kini jenis teranyar pun hadir kembali dengan sebutan Martabak Jumbo Ala Pizza. Sesuai namanya, martabak ini berbentuk layaknya pizza.
Adonan bundar martabak disajikan dalam bentuk juring atau segmen seperti potongan pizza. Di atasnya ditaburi ragam varian yang terdiri dari 4, 8 hingga 20 pilihan rasa seperti selai, cokelat, keju, dan aneka biskit serta wafer berwarna-warni.
Disamping tampilan yang cantik, martabak pizza juga mudah dinikmati. Bentuknya tidak terlalu tebal sehingga mudah digigit. Tak perlu repot menggunakan pisau dan garpu seperti menyantap pizza, martabak ini paling enak dinikmati langsung dari tangan.
“Ya betul, ada 20 varian dari martabak jumbo ala pizza ini diantaranya keju, kacang, coklat, nanas, pandan dan lain-lain. Isi rasa disesuaikan pesanan,” ujar Wawan Herwan Pemilik Martabak Putra Siliwangi kepada jurnalsukabumi.com,
Jenis ini pun kata dia, salah satu pengembangan usaha keduanya setelah sukses menerobos pasar martabak manis klasik. Namun, bedanya hanya tersaji jika ada pesanan saja dan hanya bisa dinikmati via online.
“Untuk pesanan kita hanya melayani via online, bisa inbox Di akun Facebook Wawan Hermawan atau menghubungi langsung di nomor 0815-6484-8172. Dan baru bisa melayani untuk wilayah, Parakanslaak, Bojonggneteng, Kalapanunggal dan sekitarnya,” jelas Wawan.
Adapaun soal harga kata dia, satu porsi martabak jumbo ala pizza ini dibandrol mulai Rp25-50 ribu saja. Dan itu pun tergantung jumlah rasa yang dipesan.
“Kita juga siap kirim langsung. Namun untu ongkos kirim pun tidak dipatok seikhlasnya si pembeli saja,” tutupnya.
Reporter: Devi R II Redaktur: Ujang Herlan













