Tunjangan Anggota Dewan Naik, Mahasiswa Minta Dibatalkan!

Rabu, 4 November 2020 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Progresif Sukabumi lakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Rabu (04/11/20).

Kedatangan belasan mahasiswa tersebut untuk mempertanyakan kenaikannya tunjangan anggota DPRD Kota Sukabumi di tengah pandemi Covid-19 ini.

Aksi demonstrasi juga mendapatkan pengwalan ketat aparat Kepolisian dari Polres Sukabumi Kota. Aspirasi pertamakali disampaikan di depan Balai Kota Sukabumi, setelah itu langsung kembali berjalan mendatangi DPRD Kota Sukabumi dan diterima oleh dua orang anggota DPRD.

Setelah melakukan beberapa orasi, belasan mahasiswa tersebut langsung dipersilahkan memasuki ruangan Paripurna untuk melakukan audiensi.

“Kami meminta DPRD dan Wali Kota Sukabumi untuk membatalkan kenaikan tunjangan transfortasi dan perumahan anggota DPRD dalam perubahan APBD 2020,” kata Rayhan Koordinator aksi pada wartawan.

Lanjut dia, saat ini kenaikan tunjangan anggota DPRD tersebut belum disahkan karena masih menunggu keputusan dari Wali Kota Sukabumi.

“Informasi yang kami peroleh kenaikan tunjangan transportasi sebesar Rp 700 juta dan tunjangan perumahan mencapai Rp 1,7 miliar. Selain itu kenaikan tunjangan tersebut sangat tidak wajar, karena disaat pandemi Covid, semua pihak tengah mengalami kesusahan dan melebihi tunjangan dari Kota serta Kabupaten di Jawa Barat,” imbuhnya.

Ia menambahkan, oleh karena itu pihaknya mendesak Wali Kota untuk segera membatalkan kenaikan tunjangan anggota DPRD dalam anggran perubahan 2020.

“lebih baik disalurkan pada masyarakat yang terdampak Covid-19,” pungkasnya.

Reporter: Rizky Miftah II Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Cibadak, BPBD Sukabumi Salurkan 10 Ribu Liter untuk 315 KK
Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik
Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda
Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi
Beasiswa Gubernur Jawa Barat 2026 di Nusa Putra University, Berikut Syaratnya!
Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam
Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar
Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:43 WIB

Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Cibadak, BPBD Sukabumi Salurkan 10 Ribu Liter untuk 315 KK

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:52 WIB

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda

Senin, 29 Juni 2026 - 13:56 WIB

Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi

Senin, 29 Juni 2026 - 12:45 WIB

Beasiswa Gubernur Jawa Barat 2026 di Nusa Putra University, Berikut Syaratnya!

Berita Terbaru