Respon Cepat SKP, Tuna Netra Asal Kalapanunggal Kembali Bernafas Lega

Rabu, 14 Oktober 2020 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seorang tuna netra Hamid (49) warga Kampung Cikaracak RT. 42/08, Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, kini bisa sedikit bernafas lega.

Kenapa tidak, nasib pilu yang dialaminya tersebut mengetuk hati sejumlah para dermawan termasuk respon cepat dari salah seorang penggiat sosial sekaligus pendiri Komunitas Sahabat Kristiawan Peduli (SKP), Kristiawan Saputra.

Ia yang di dampingi anak kandungnya turun langsung meninjau keberadaan Pak Hamid. “Sangat miris, saya langsung menyambangi beliau dan benar semua isi dagangan warung Pak Hamid kosong, dikarenakan dibobol maling,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (14/10/2020).

Sambung Kristiwan, melihat kondisi yang cukup memprihatinkan ini, kedepannya berencana bersama tim SKP akan menggelar donasi dan mengajak untuk berdonasi dengan membantu mengisi kembali barang dagangannya. 

“Insyallah kita akan membantu kembali memberikan modal termasuk memberikan konsep warung yang bisa lebihbaman dan memiliki daya tarik pembeli berupa gerobak yang bisa dibawa pulang,” kata Kristiawan.

Diberitakan sebelumnya, nasib malang yang dialami seorang tuna netra bernama Hamid (49) warga Kampung Cikaracak Rt 42/08, Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi ini pasca warungnya dibobol maling sejak empat bulan lalu. Kini, mata pencahariannya hilang dan drastis tak menentu. Bahkan, Ia terpaksa beralih profesi menjadi buruh penjual batu split.

Reporter: Ifan II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Cibadak, BPBD Sukabumi Salurkan 10 Ribu Liter untuk 315 KK
Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik
Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda
Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi
Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam
Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar
Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:43 WIB

Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Cibadak, BPBD Sukabumi Salurkan 10 Ribu Liter untuk 315 KK

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:52 WIB

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda

Senin, 29 Juni 2026 - 13:56 WIB

Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:34 WIB

Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam

Berita Terbaru