Forkopimda Sukabumi Temui Massa Aksi Tolak Omnibuslaw

Rabu, 14 Oktober 2020 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Aksi unjuk rasa penolakan terhadap Undang-undang Omnibus Law terus terjadi di Kabupaten Sukabumi. Kali ini massa dari Koalisi Masyarakat Pekerja Sukabumi (Kompas) menggelar aksinya di Gedung Negara Pendopo Sukabumi, Rabu (14/10/20).

Pengunjuk rasa ditemui oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) yakni Pjs Bupati Sukabumi, Gani Muhamad, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, Bambang Yunianto, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni dan Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman.

Pjs Bupati Sukabumi Gani Muhammad mengaku sangat mengapresiasi massa yang beraksi tanpa ada embel-embel anarkisme.

“Para buruh menyampaikan aspirasinya dengan cara bermartabat. Mereka berorasi secara tertib dan kondusif,” puji Gani.

Ia menegaskan, mendukung aksi unjuk rasa tanpa anarkisme. Sebab unjuk rasa telah diatur dalam undang-undang. Dirinya menjamin, Pemkab Sukabumi akan meneruskan aspirasi para pengunjuk rasa mengenai kluster ketenagakerjaan.

“Aspirasi para pendemo akan disampaikan ke pemerintah pusat,” ucapnya.

Di tempat sama, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, mengajak seluruh buruh untuk bersama-sama mempelajari undang-undang cipta kerja. Sehingga para buruh bisa mengambil langkah terukur Kedepannya.

“Draf-nya memang belum diterima daerah. Sehingga perlu dipelajari dengan cara membacanya secara utuh,” terang Yudha.

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi itu berjanji, akan menyampaikan aspirasi para pengunjuk rasa ke pemerintah pusat dan DPR RI.

“Aspirasi buruh ini diharapkan akan menjadi bahan penyempurnaan cipta kerja,” pungkasnya.

Reporter: Ifan || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu
Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional
Jelang Musda MUI 2026, Diaga Muda Indonesia Sukabumi Raya Serukan Ukhuwah Islamiyah
BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah
RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi
Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi
Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi
Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:11 WIB

DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:22 WIB

Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:15 WIB

Jelang Musda MUI 2026, Diaga Muda Indonesia Sukabumi Raya Serukan Ukhuwah Islamiyah

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:42 WIB

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:15 WIB

RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi

Berita Terbaru