Memanas, Ribuan Buruh PT. Koin Cicurug Tolakan Omnibus Law

Rabu, 7 Oktober 2020 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM –  Ratusan buruh yang tergabung di serikat buruh Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) menggelar aksi demonstrasi di halaman kantor PT Koin Baju Global Jalan Raya Cimelati, Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Rabu (07/09/2020).

Pantauan Jurnalsukabumi.com dilokasi, ratusan buruh bergerak sejak pukul 08.00 WIB dari titik awal Indolak dan menuju titik akhir di halaman perusahan Koin Baju Global dengan membawa bendera serikat dan membentangkan sepanduk yang bertuliskan ”Menolak RUU Omnibus Law”. 

Ketua KSBSI Sandy Suwardi mengatakan menolak keras tentang Omnibus Law, karena RUU tersebut ingin menciptakan lapangan kerja dengan memudahkan PHK? Pasar kerja fleksibel sama dengan memaksa rakyat bekerja dalam perbudakan modern.

“Ada 800 karyawan kontrak di PT Koin tidak ada pengangkatan karyawan dari tahun 2002 tidak ada kepastian, secara dipartit sudah dilakukan tetap pihak perusahan mengelak karna kita butuh sk pasti yang di berikan pada karyawan,” kata Sandi kepada jurnalsukabumi.com.

Lanjutnya, rakyat bekerja keras tetapi miskin karna upahnya dimurahkan. Oleh karena itu, tak ada alasan lain bagi KSBSI selain melakukan perlawanan sekuat-kuatnya untuk menggagalkan Omnibus Law.

“Kita minta perusahan upah 75 persen untuk karyawan yang di rumahkan tetapi pihak perusahan hanya memberikan 20persen upah tetapi pihak kami tidak menerimanya,” Jelasnya.

Sementara Aksi saat ini memanas, buruh dengan pihak kepolisian saling dorong untuk bisa masuk ke dalam pabrik koin.

Reporter: Ilham Nugraha/Ifan II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Cibadak, BPBD Sukabumi Salurkan 10 Ribu Liter untuk 315 KK
Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik
Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda
Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi
Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam
Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar
Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:43 WIB

Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Cibadak, BPBD Sukabumi Salurkan 10 Ribu Liter untuk 315 KK

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:52 WIB

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda

Senin, 29 Juni 2026 - 13:56 WIB

Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:34 WIB

Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam

Berita Terbaru