JURNALSUKABUMI.COM – Ratusan buruh yang tergabung di serikat buruh Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) menggelar aksi demonstrasi di halaman kantor PT Koin Baju Global Jalan Raya Cimelati, Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Rabu (07/09/2020).
Pantauan Jurnalsukabumi.com dilokasi, ratusan buruh bergerak sejak pukul 08.00 WIB dari titik awal Indolak dan menuju titik akhir di halaman perusahan Koin Baju Global dengan membawa bendera serikat dan membentangkan sepanduk yang bertuliskan ”Menolak RUU Omnibus Law”.
Ketua KSBSI Sandy Suwardi mengatakan menolak keras tentang Omnibus Law, karena RUU tersebut ingin menciptakan lapangan kerja dengan memudahkan PHK? Pasar kerja fleksibel sama dengan memaksa rakyat bekerja dalam perbudakan modern.
“Ada 800 karyawan kontrak di PT Koin tidak ada pengangkatan karyawan dari tahun 2002 tidak ada kepastian, secara dipartit sudah dilakukan tetap pihak perusahan mengelak karna kita butuh sk pasti yang di berikan pada karyawan,” kata Sandi kepada jurnalsukabumi.com.
Lanjutnya, rakyat bekerja keras tetapi miskin karna upahnya dimurahkan. Oleh karena itu, tak ada alasan lain bagi KSBSI selain melakukan perlawanan sekuat-kuatnya untuk menggagalkan Omnibus Law.
“Kita minta perusahan upah 75 persen untuk karyawan yang di rumahkan tetapi pihak perusahan hanya memberikan 20persen upah tetapi pihak kami tidak menerimanya,” Jelasnya.
Sementara Aksi saat ini memanas, buruh dengan pihak kepolisian saling dorong untuk bisa masuk ke dalam pabrik koin.
Reporter: Ilham Nugraha/Ifan II Redaktur: Ujang Herlan












