Hari ini, 74 Pengajar di Cicurug Jalani Tes Swab di RS Bhakti Medicare

Selasa, 8 September 2020 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sedikitnya, 74 tenaga pendidik di wilayah Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, mulai menjalani tes swab di RS Bhakti Medicare hari ini, Selasa (08/09/2020).

Tes swab bagi pengajar di berbagai tingkat ini dimulai sejak pukul 09.00 -12.00 WIB dengan melibatkan tiga tim medis dan tiga pelayanan. Kegiatan kali ini, dipusatkan di Aula RS Bhakti Medicare, Jalan Raya Siliwangi No.186B, Kelurahan/ Kecamatan Cicurug, Kabuapten Sukabumi.

“Pemeriksaan kali ini dengan sasaran guru SD, SMP, SMK, dan SMA, diwilaya kecamatan Cicurug. Tujuannya, sebagai persiapan menjelang kegiatan belajar tatap muka di sekolah,” ujar Administrasi dan Umum RS Bhakti Medicare, Maman Sumarya kepada jurnalsukabumi.com.

Direncanakan, tes swab bagi guru ini akan berlangsung selama satu bulan kedepan. Tak hanya bagi guru di wilayah Cicurug saja, melainkan tenaga pendidik di kecamatan luar pun sama melakukan kegiatan pemeriksaan ini.

“Jumlah keseluruhan tes swab dari Dinas Kabupaten Sukabumi sebanyak 400 orang, tetapi yang sudah masuk ke RS Bhakti Medicare 74 guru yang ada di sekitar Kecamatan Cicurug,” jelasnya.

Masih kata Maman, adapun pemeriksaan tes swab terhadap guru di wilayah Kecamatan Cicurug baru dilaksanakan hari ini. Adapun teknis pemeriksaannya yakni menggunakan sampel lendir yang diambil dari dalam hidung.

“Sampel lendir yang diambil dengan metode swab akan diperiksa menggunakan metode PCR, dan hasil akhir dari pemeriksaan tersebut menunjukkan ada tidaknya virus Corona dalam tubuh seseorang,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Kegiatan Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Cicurug, Yus Ahmad Winarya menambahakan, tes swab ini dilakukan jelang pemberlakukan pembelajaran tatap muka.

“Nah, dari 74 pengajar bisa mengikuti semuanya, kalaupun ada yang sakit ataupun memang tidak mau mengikuti tes swab bisa diganti, hal itu dilakukan untuk memenuhi syarat kesiapan analisa tatap muka. Intinya, yang penting bahwa setiap sekolah ada yang mengikuti tes swab,” pungkasnya.

Reporter: CR1 II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Cibadak, BPBD Sukabumi Salurkan 10 Ribu Liter untuk 315 KK
Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik
Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda
Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi
Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam
Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar
Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:43 WIB

Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Cibadak, BPBD Sukabumi Salurkan 10 Ribu Liter untuk 315 KK

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:52 WIB

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda

Senin, 29 Juni 2026 - 13:56 WIB

Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:34 WIB

Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam

Berita Terbaru