JURNALSUKABUMI.COM – Berkat Golok Cibatu, Sukabumi semakin termasyhur akan produksi berbagai alat perkakas dengan ciri khas kemahiran pandai besinya.
Akhir-akhir ini, selain golok Cibatu yang memang sudah tak asing lagi dan tembus hingga pasar mancanegara itu, kini hadir di kawasan Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, yang mulai menekuni pembuatan golok bermutu tinggi.
Meski baru berjalan 2 tahun ini, hand made yang dipusatkan tepatnya di Kampung Cilutung, Desa Lebaksari, Kecamatan Parakansalak itu mulai tembus pasar luar kota.
“Golok kami ini juga memiliki ciri khas tersendiri dan memiliki ketajaman yang maha dahsyat,” ujar Pengrajin Golok Tempa Sari Oneng Parakansalak, Abah Tb. Dawang kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (15/07/2020).

Selain golok kata salah satu Tokoh Budayawan di Parakansalak itu, pihaknya juga menekuni pembuatan pisau, karambit, pahat, parang dan alat perkakas lainnya.
“Pembuatannya secara manual. Perhari bisa mengerjakan 4 buah. Dari mulai pemilihan matrial, tempa hingga finishing,” terangnya.
Masih kata Abah Tb Dawang, awal mula menekuni usaha ini berawal sejak 2 tahun silam akibat perkakas yang biasa dipakainya itu mengalami kerusakan.
“Iseng saja awalnya, namun tak sedikit orang yang minat karena golok yang dihasilkan memang berbeda. Bahkan, hingga sekarang pesanan terus mengalir hingga ke Jakarta. Adapun, harga jualnya dari mulai Rp 100-300 ribu perbuah,” pungkasnya.
Reporter: Hendi II Redaktur: Ujang Herlan











