JURNALSUKABUMI.COM – Suasana Bulan Ramadhan tahun ini bertepatan dengan datangnya wabah virus covid-19. Pemerintah pun memiminta agar tidak beraktivitas di luar rumah jika tidak penting dan sebisa mungkin tetap berada di rumah.
Tradisi, ngabuburit bahkan buka bersama dengan keluarga atau rekan kerja pun saat ini mulai diawasi. Kondisi ini pun tak menyurutkan para pelaku usaha makanan khususnya, agar tetap bisa berjalan meski ditengah pandemic seperti ini.
Seperti halnya, pelaku usaha Liwet Medah-meduh di Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Saat ini, pedagang makanan yang biasa menyajikan untuk menu buka puasa atau sahur ini pun mulai beralih secara online.
“Ya, terpaksa kita jual online saja. Bahkan, kita pun tidak mempatok ongkos kirim saat ada pesanan, seikhlasnya saja,” ujar Owner Liwet Medah-meduh, Nira Hikaz kepada jurnalsukabumi.com, Senin (27/04/20).
Pemilik usaha makanan yang sudah tiga tahun berjalan ini juga mengaku, kendati saat ini berbeda cara jual-belinya. Namun, para pelanggan makanan untuk berbuka puasa ini juga tetap bisa menikmati melalui layanan dilevery online.

“Harganya sama seperti tahun-tahun sebelumnya, hanya saja saat ini kita yang antarkan langsung jika masih di wilayah yang terjangkau. Untuk info pesanan bisa dihubungi 085692378450,” jelasnya.
Seperti tahun sebelumnya kata Nira, menu andalan Liwet Medah-meduh ini masih nasi liwet isi balado teri, ayam bakar ikan laut bakar, lalaban dan sambel.
“Harga mah hanya Rp. 17 ribu saja perpaket. Untuk delivery online masih terbatas ya. Kita hanya melayani pesana di beberapa kecamatan dulu seperti, Parungkuda, Bojonggenteng, Cicurug, Cidahu, Parakanslak, Cibadak dan sekitarnya saja,” pungkasnya.
Reporter: Ifan
Redaktur: Ujang Herlan












