Mandiri, Pemdes Girijaya Cidahu Semprot Disinfektan Organik Cegah Corona

Minggu, 29 Maret 2020 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi tak mau kalah menangkal wabah virus Corona (Covid-19). Desa berpenduduk sebanyak 7.215  jiwa ini melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan ke sejumlah fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum), Minggu (29/03/2020).

Pelaksanaannya sendiri dipimpin Kepala Desa Girijaya Dindin Saripudin didampingi Bhabinkamtibmas Bripka Rona Ansara Firman, Babinsa Kopka Bubun Hermawan dan sejumlah perangkat desa lainnya.

Kades Girijaya Dindin Saripudin saat mengawasi penyemprotan disinfektan organik. Foto: herwanto/jurnalsukabumi.com

Satu persatu fasos dan fasum, seperti kantor desa, masjid dan mushala, sekolah-sekolah, posyandu dan bangunan lainnya disemprot cairan disinfektan. Yang membedakan penyemprotan di sini yakni Pemdes Girijaya menggunakan cairan organik, merek Ellvo Hara.

“Untuk hari ini kita utamakan penyemprotan fasilitas umum dan sosial seperti kantor desa, masjid, mushola, madrasah dan sekolahan,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com.

Forum Komunikasi Pimpinan Desa (Forkompimdes) Girijaya. Foto: herwanto/jurnalsukabumi.com

Selain penyemprotan, kata Dindin, dari pagi hingga malam pemdes selalu menyosialisasikan untuk pencegahan Covid-19 ini terhadap masyarakat. Ia mengimbau kepada masyarakat agar selalu berdiam di rumah dan jaga selalu kesehatan dengan banyak berolah raga, makan-makanan bergizi dan banyak minum vitamin.

“Kita imbau masyarakat dengan keliling ke tiap kampung untuk selalu mengikuti arahan pemerintah pusat, tujuannya agar memutus rantai penularan Virus Corona,” paparnya.

Mobil ambulans pun tak luput dari penyemprotan disinfektan organik. Foto: herwanto/jurnalsukabumi.com

Sementara itu, Direktur Marketing Disinfektan Ellvo Hara Yoyok Hendrayana menambahkan, bahwa cairan organik ini terbuat dari daun sirih, karbon dan bahan alami lainnya.
Menurutnya, Ellvo Hara senyawa dari unsur organik yang dapat berfungsi sebagai anti septik, pembasmi kuman patogen dan virus.

“Selain membunuh virus-virus, cairan ini bisa menekan pertumbuhan lalat, semut dan dapat mereduksi aneka bau tak sedap secara spontan dari kotoran hewan, limbah rumah tangga, limbah klinik, limbah pasar dan yang lainnya,” tandasnya.

Reporter: Herwanto

Redaktur: Jon Digos

Berita Terkait

Peringati Hari Jadi Cirebon ke-599, SMSI Kota Cirebon Gelar Fun Futsal
Kick Off UMKM Naik Kelas Resmi Dimulai, 90 UMKM Kabupaten Sukabumi Siap Tingkatkan Daya Saing
Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit
Truk Hino Tabrak 4 Kendaraan di Cibadak, Sempat Mundur dan Hantam Mobil di Belakang
Dua Pemotor Tertabrak Kereta Pangrango di Benteng Sukabumi Meninggal Dunia, Ini Identitasnya!
Dua Pemotor Wanita Tertabrak Kereta di Benteng Sukabumi hingga Kritis
Bikin Resah, Monyet Mulai Turun ke Pemukiman Warga di Parakansalak
Pemkab Sukabumi Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Catat Prestasi 12 Kali Berturut-turut

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:57 WIB

Peringati Hari Jadi Cirebon ke-599, SMSI Kota Cirebon Gelar Fun Futsal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:49 WIB

Kick Off UMKM Naik Kelas Resmi Dimulai, 90 UMKM Kabupaten Sukabumi Siap Tingkatkan Daya Saing

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:15 WIB

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:46 WIB

Truk Hino Tabrak 4 Kendaraan di Cibadak, Sempat Mundur dan Hantam Mobil di Belakang

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:49 WIB

Dua Pemotor Tertabrak Kereta Pangrango di Benteng Sukabumi Meninggal Dunia, Ini Identitasnya!

Berita Terbaru