Tulis Status, “Dua Warga Sukabumi Meninggal Corona Cocorobet di Jero Calana” Warga Sukabumi Diciduk Polda Sumsel

Sabtu, 21 Maret 2020 - 00:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Tingginya jumlah pasien penderita Corona Covid-9 di Indonesia, membuat pelaku hoaks memanfaatkan momen ini untuk menyebarkan berita bohong.

Seperti yang dilakukan HE, warga Sukabumi Jawa Barat (Jabar). Pria berusia 20 tahun ini memposting berita bohong tentang pasien penderita Corona Covid-19. Pelaku HE ini merupakan warga Kampung Ciurub, Desa Caringin Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang tinggal sementara di Jalan Jenderal Sudirman depan Masjid Al Fatih Kelurahan Pasar Tiga, Muara Enim, Sumsel.

Postingannya di akun media sosial (medsos) Facebook yang dipostingnya, berisi tentang informasi meninggalnya dua orang warga Sukabumi karena Corona Covid-19.

“2 orang di Sukabumi meninggal karena terkena virus corona Cocorobet di jero celana, tetaplah waspada,” tulis HE, di akun Facebook-nya @HendriArdiansyah.

Sontak, tulisan yang diposting pada tanggal 4 Maret 2020 sekitar pukul 13.30 WIB ini, membuat para warganet cemas dan turut menyebarkan berita hoaks Corono Covid-19 tersebut.

Kecemasan para warganet terhadap postingannya tersebut, membuat tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumsel bergerak cepat. Aparat kepolisian pun mencaritahu keberadaan HE.

Pelaku ternyata tinggal di Kabupaten Muara Enim Sumsel. Petugas kepolisian menangkan HE, saat pelaku berada di Jalan Jenderal Sudirman Muara Enim. Tepatnya di depan Masjid AI Fatih Kelurahan Pasar Tiga, Kecamatan Muara Enim, pada Senin, 16 Maret 2020.

Wakil Direktur Kriminal Khusus Polda Sumsel AKBP Dewa Nyoman Nanta mengatakan, pelaku mengaku hanya iseng memposting berita bohong tersebut di akun medsos Facebook-nya.

“Dia menyebut saat memposting itu hanya iseng, namun dia tidak sadar bahwa postingannya tersebut menimbulkan keresahan ditengah masyarakat,” katanya, Kamis (19/3/2020).

Dewa masih akan berkoordinasi lebih jauh untuk menetapkan pasal yang akan diterima oleh pelaku. Tapi saat ini, pelaku masih ditahan di Polda Sumsel.

Pelaku HE mengakui jika dirinya yang memang memposting hoaks Corona Covid-19 tersebut, karena awalnya mendapat informasi yang belum diketahui kebenarannya.

“Memang saya yang memposting di beranda Facebook saya. Saya sama sekali tidak ada maksud untuk membuat rusuh. Saya hanya iseng, mohon maaf kalau banyak meresahkan warga Indonesia. Saya tidak akan mengulangi lagi,” ujarnya.

Sumber: Liputan6.com

Berita Terkait

Catut Nama Pejabat Kejari, Nomor WhatsApp Misterius Mulai Sasar Mitra MBG di Sukabumi
Kasus BGN, Tahsin Roy Dorong Tersangka Ungkap Dalang dan Penerima Keuntungan
Jalan Licin Akibat Tumpahan Oli di Cibadak, Petugas Gabungan Sigap Lakukan Pembersihan
Ratusan Massa GCB Geruduk SPPG Cireundeu: Sampaikan 7 Tuntutan, Apa Saja?
Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan
Ketua APPMBGI Sukabumi Raya Sambut Pengangkatan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN
Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda
DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 11:39 WIB

Catut Nama Pejabat Kejari, Nomor WhatsApp Misterius Mulai Sasar Mitra MBG di Sukabumi

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:33 WIB

Kasus BGN, Tahsin Roy Dorong Tersangka Ungkap Dalang dan Penerima Keuntungan

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:41 WIB

Jalan Licin Akibat Tumpahan Oli di Cibadak, Petugas Gabungan Sigap Lakukan Pembersihan

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:55 WIB

Ratusan Massa GCB Geruduk SPPG Cireundeu: Sampaikan 7 Tuntutan, Apa Saja?

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:35 WIB

Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan

Berita Terbaru