JURNALSUKABUMI.COM – Ramainya wabah virus corona di Jawa Barat, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membuat surat edaran dan himbauan pengerahan masa dan kegiatan-kegiatan dengan cara mengumpulkan orang sejak 14 Maret sampai 25 Maret 2020. Namun berbeda yang terjadi di Kota Sukabumi, ratusan orang berduyun-duyun dibukanya Bioskop Moviplex di Jalan Bhayangkara, Kota Sukabumi. Hal ini menuai sorotan dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJT) Sukabumi Raya.
“Isu wabah corona yang kini sudah ada himbauan untuk menutup tempat keramaian sebaiknya walikota segera mengambil tindakan, meskipun kasus corona di Sukabumi ini belum ditemukan yang positif,” ungkap Ketua IJTI Sukabumi Raya Apit Haeruman, kepada jurnalsukabumi.com.
Menurut Apit, sebagai insan media baik ditingkat pusat hingga ke daerah juga sudah diberikan arahan, agar berhati hati dalam melakukan tugas peliputan khususnya di rumah sakit dan tempat keramaian.
“Kami saja diberikan himbauan dan diwanti-wanti. Nah ini malah dibuka keramaian bioskop, kami sangat miris sekali,” jelasnya.
Apit berharap Walikota Sukabumi untuk menutup sementara bioskop yang baru diresmikan itu, apalagi bioskop yang baru itu juga selalu mengalami kendala.
“Mati lampu saat pemutaran film. mungkin itu tanda pemberitahuan agar tempat keramaian sementara di tutup dulu,” pungkasnya.
Reporter: Hendi
Redaktur: FK Robbi












