ESDM Provinsi Dukung Kepolisian Tindak Penambang Ilegal di Sukabumi

Kamis, 27 Februari 2020 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Maraknya aksi penambang liar di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, kini menjadi isu hangat sehingga Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono, mendukung upaya penindakan oleh kepolisian terhadap maraknya aksi penambang liar.

“Cara strategis penanganannya terus dilakukan pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota, hanya melakukan pembinaan, namun untuk penindakan adalah kepolisian dan kami sangat mendukung,” ungkap Bambang, kepada jurnalsukabumi.com.

Selanjutnya, kalau ternyata ditemukan dilapangan para penambang tidak memenuhi kriteria tentunya segala bentuk penanganan diserahkan ke pihak lain, yakni kepolisian.

” Kalau tidak memenuhi kriteria kita serahkan penanganannya ke pihak aparatur. Penindaknya,” katanya.

Pada prinsipya, gagasan untuk diusulkan adanya Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) salahsatunya guna mengakomodir hak masyarakat untuk mengolah lahan. Namun hal itu harus melakukan upaya kajian panjang.

“Yang berwenang mengeluarkan izin itu dari kementerian ESDM,” tandasnya.

Saat ditanya, pihak Perhutani yang merasa rugi atas maraknya tanah dijadikan penambang ilegal, bagaimana sikap ESDM Provinsi, menurut Bambang, tentunya kami selalu berkoordinasi dengan Perhutani dan PTPN yang lahannya digunakan tambang ilegal untuk di bersihkan karena tak memiliki izin.

“Kami berkoordinasi dengan Perhutani, bahkan upaya Perhutani melakukan operasi atan tanahnya digunakan tambang, sangat mendukung, karena sudah jelas tak mengantongi izin,” pungkasnya.

Reporter: Hendi
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali
Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab
Dugaan Hubungan Terlarang Oknum Guru dan Istri Orang di Kalibunder, Polisi Mulai Periksa Saksi
US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu
Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan
Ketegangan Warnai Penataan Trayek di Terminal Benda, Sopir Angkot 02 Tolak Aturan Sepihak!
Belum Kantongi Izin, Pembangunan Alfamart Ditegor Satpol PP Cibadak
Rekonstruksi Ungkap Fakta Baru, Pelaku Tusuk Leher Korban Pakai Obeng

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Dugaan Hubungan Terlarang Oknum Guru dan Istri Orang di Kalibunder, Polisi Mulai Periksa Saksi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:09 WIB

US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan

Berita Terbaru