Santri Assalam Tewas di Cibodas, Apa Penjelasan Dokter IGD Sekarwangi? 

Rabu, 26 Februari 2020 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Adanya temuan mayat di Kampung Cibodas RT. 018/003, Desa Cibodas Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Rabu (26/02/20). Korban adalah pelajar asal Jakarta yang merupakan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Assalam adalah dua orang dilarikan ke RSUD Sekarwangi yakni FNF (17) dan AS (19). Hal ini terungkap atas kedatangan pasien ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sekarwangi pada pagi hari. Dari kedua korban salah satunya meninggal dunia yakni FNF (17), sementara korban AS menjalani perawatan medis.

“Benar, kami menerima dua pasien dari Bojonggenteng, kami langsung melakukan pemeriksaan kedua korban,” ungkap Dokter IGD RSUD Sekarwangi dr Egy Pratama Setiawan.

Dari kedua korban memang ada satu korban dalam kondisi meninggal dunia atau Dead On Arrival (DOA) dan ada luka-luka lecet dibagian tangan dan badannya, sehingga melakukan visum luar.

“Untuk yang meninggal dunia kami melakuk visum luar, karena ad luka lecet di bagian tangan dan badannya korban,” jelasnya.

Saat ditanya untuk korban lainnya yakni, AS mengalam intoksikasi obat atau keracunan obat, sehingga mencari dan melakukan upaya medis kepada korban.

“Untuk korban yang keracunan obat, masih kami tangani untuk perawatan medis saat ini,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, jajaran Anggota Reskrim Polsek Bojonggenteng, Polres Sukabumi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan mayat tanpa identitas di Kampung Cibodas RT. 018/003, Desa Cibodas Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Rabu (26/02/20).

Hasil olah TKP di lokasi, pihak kepolisian berhasil mengumpulkan keterangan dari beberapa saksi. “Kami sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari beberapa saksi. Ada dua korban dalam kejadian tersebut, satu meninggal dunia dan satunya lagi luka-luka,” ujar Kasubag Humas Polres Sukabumi, Ipda Aah Saepul Rohman, saat dihubungi jurnalsukabumi.com.

Adapun identitas korban yang meninggal dunia kata dia, yaitu berinisial FNF (17) warga Kampung Pinangranti No 22 RT. 017/001 Kelurahan Pinangranti, Kecamatan Makasar Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta.


Sementara, korban yang mengalami luka-luka diketahui AS (19) Warga Kampung Cipinang Muara RT 013/002 Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara Jakarta timur, Provinsi DKI Jakarta.

Pengurus sekolah Mohamad Nur mengatakan, ia membenarkan bahwa korban yang meninggal di area persawahan tersebut merupakan siswa Pondok Pesantren (Ponpes) Assalam. “Ketemu dengan korban kemarin sore, bahkan masih melakukan shalat magrib berjamaah, kebetulan di pesantren sedang melakukan simulasi ujian Nasional,” ujarnya kepada awak media.

Lanjut dia, setelah melakukan shalat magrib, mereka langsung makan malam dan baru mendapatkan informasi sekitar pukul 24.00 WIB bahwa korban sudah ditemukan dengan kondisi sudah tak bernyawa.


Bahkan, waktu itu di lokasi ada dua orang, satu lagi yakni (AS) dan sekarang kondisinya masih trauma. Namun ia belum tahu kondisinya seperti apa. “Keduanya merupakan warga Jakarta dan kami tidak ada kecurigaan apapun atas kejadian ini. Yang jelas kami menunggu hasil dari pihak yang berwajib,” tutupnya.

Reporter: Ifan
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron
Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan
Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi
Lapas Sukabumi Perkuat Zero Halinar, Gandeng TNI-Polri Razia dan Tes Urine
Rumah Panggung di Kalibunder Ludes Terbakar, Motor dan Hand Traktor Ikut Hangus
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:49 WIB

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:38 WIB

Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan

Senin, 11 Mei 2026 - 18:25 WIB

Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:37 WIB

Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi

Berita Terbaru

RAGAM

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB