Diduga Asal-asalan, Tebing di Nagrak Kembali Longsor

Kamis, 13 Februari 2020 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Jalan kabupaten penghubung dua Kecamatan Nagrak – Cibadak tepatnya di Kampung Gudang Pasantren, RT. 03/06, Desa Balaikambang, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, kembali dikeluhkan.

Pasalnya, penanganan longsor tebing setinggi 12 Meter dan lebar 3 meter pada tahun 2019 lalu itu dinilai belum maksimal. Berdasarkan pantauan Jurnalsukabumi.com, Kamis (13/02/20) siang, tepat di lokasi longsor tersebut hanya terdapat pembatas atau penghalang dengan menggunakan bambu dan 6 ban bekas saja.

Ironisnya lagi, padahal anggaran bantuan perbaikan longsor dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi tahun 2019 itu cukup besar. Namun, saat ini kembali terjadi ambrol.

“Ya, jelas sangat membahayakan lah. Karena, tebing tersebut memang curam. Terlebih, ini merupakan akses utama warga dan pengguna jalan,” ujar Kepala Desa Balaikambang, Yudi Stiadi, Kamis (13/02/20).

Ia menilai, pengerjaan yang dilakukan pihak CV. Kreasi kontruksi tidak maksimal. Padahal, anggaran yang digelontorkan untuk perbaikan longsor tersebut cukup besar. Ia berharap, Dinas PU bisa melihat dan kembali mengkaji ulang penanganan longor ini.

“Memang jalan tersebut sudah lama longsor dan membahayakan pengguna jalan. Saya menyayangkan bahwa anggaran begitu besar, namun saat ini kembali mengalami longsor,” pungkasnya.

Reporter : Ifan
Redaktur : Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru