Rumah Warga Cibadak Diterjang Longsor, Penghuninya Selamat?

Sabtu, 11 Januari 2020 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Lahan setinggi 3 meter dengan panjang 15 meter longsor hingga menimpa sebuah rumah. Lokasinya di Kampung Sekarwangi Atas RT05/19, Kelurahan/Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (10/01/2020) sekitar pukul 23.00 WIB.

Informasi dihimpun, bencana longsor tersebut terjadi ketika wilayah itu diguyur hujan lebat sejak Jumat sore hingga malam hari. Akibatnya, sebuah tanah yang berada di lokasi mengalami keretakan hingga terjadi longsor. Penghuni rumah itu terdiri dari dua kepala keluarga atas nama Eem (62) dan Sandi (39).

Bagian dinding rumah jebol diterjang banjir. Foto: Ifan/jurnalsukabumi.com.

“Semalam sekitar pukul 11.00 WIB, hujan cukup deras dan anak-anak sedang tidur di kamar. Kemudian tetangga yang di atas ngasih kabar, saya langsung menarik keluar anak-anak yang sedang tidur dan tak lama lahan tersebut longsor hingga menimpa kamar dapur serta ruang tamu milik ibu saya,” kata Sandi, pemilik rumah saat ditemui di lokasi, Sabtu (11/1/2020).

Dijelaskan Sandi, pascalongsor keluarganya akan mengungsi ke rumah saudara yang tak jauh dari rumahnya. Dia berharap, pemerintah setempat bisa segera membantu bencana longsor yang menerjang rumahnya.

Lurah Cibadak Budi Eka Andriana saat di huhungi melalui telepon selulernya membenarkan atas terjadinya bencana longsor tersebut. Ditegaskannya, dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa.

“Saya sudah memerintahkan beberapa petugas kelurahan untuk mendata dan menindaklanjuti atas korban yang terdampak. Saya pun mengimbau agar para korban untuk mengungsi sementara ke tetangga atau keluarganya untuk mengantisipasi hal tidak diinginkan kembali terjadi,” ujar Budi.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah unsur pemerintah Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Cibadak sedang mendata dan melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupatan Sukabumi dan menghitung kerugian.

Reporter: Ifan

Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Kekeringan Meluas, Dinas Pertanian Petakan Wilayah Rawan Demi Selamatkan Panen
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:53 WIB

Kekeringan Meluas, Dinas Pertanian Petakan Wilayah Rawan Demi Selamatkan Panen

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Berita Terbaru