Rencana Karet Jadi Sawit, Forum Petani Penggarap Warungkiara Menolak Keras

Senin, 23 Desember 2019 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Rencana alih lahan komoditas karet menjadi sawit yang dilakukan PTPN VIII Cibungur di Warungkiara, menuai penolakan keras dari Forum Petani Penggarap Warungkiara (FPP-W), yang menilai peralihan tersebut sangat merugikan masyarakat dan berdampak pada pada kehidupan warga.

“Kami sangat menolak keras, karena kaitan peralihan lahan menjadi sawit sangat berdampak akibatnya. Seperti saat kemarau tiba warga Warungkiara akan sulit mendapatkan ai. Karena serapan air untuk sawit sangat luar biasa,” ungkap Dewan Pengawas FPP -W Feri Permana.

Menurut Feri, dalam melakukan peralihan lahan sendiri PTPN VIII Cibungur harus matang dan melakukan kajian panjang seperti halnya Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang akan terjadi.

“Seperti halnya kajian hidrologi atau kajian keberadaan tanah tersebut. Jangan sampai peralihan menjadi sawit hanya berkepentingan pada ekonomis saja atau materi. Tapi dampak yang akan terjadi,” katanya.

Menurut Feri, jika melihat kondisi Warungkiara saat ini banyak petani yang menjadi unggulan yakni ubi untuk pengolahan terigu atau aci. Hal ini harusnya menjadikan perhatian oleh pemerintah.

“Banyak kebun atau tanaman lainnya yang mudah sekali untuk ditanam dan tidak berdampak. Opsi tanaman lainnya banyak sekali. Kenapa harus menjadi sawit,” katanya.

Ditambahkan Ketua FPP -W Puloh Saepul Anwar mengatakan, jika PTPN tetap ngeyel melakukan peralihan tanaman karer menjadi sawit. Kami akan mendatangi PTPN mempertanyakan alasan-alasan yang mendasar dan dampak yang terjadi. Jka pemerintah jeli dengan investasi panjang buat warganya sebaiknya Jawa barat lebih ke produk pangan.

“Kami bersama para petani menolak peralihan karet menjadi swit ini. Bahkan kami akan mendatangi PTPN VIII Cibungur bersama para petani jika masih terjadi,” jelasnya.

Sementara itu, pihak PTPN VIII Cibungur Heru saat dihubungi lewat pesan WhatsApp belum memberikan tanggapannya.

Reporter : FK Robbi

Redaktur : Jon Digos

Berita Terkait

Bikin Resah, Monyet Mulai Turun ke Pemukiman Warga di Parakansalak
Menteri Agus Andrianto Apresiasi Kebun Sayur Lapas Warungkiara Jadi Bekal Kemandirian Warga Binaan 
Pemkab Sukabumi Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Catat Prestasi 12 Kali Berturut-turut
Truk Bermuatan Gantungan Baju Terbakar di Pamuruyan, Asap Hitam Picu Kepanikan
Truk Bermuatan Penuh Bambu Terguling di Tanjakan Baeud Warungkiara
Pedagang Asongan Kritis Setelah Tertabrak Mobil di Exit Tol Parungkuda
Warung Milik Nenek 70 Tahun Dijarah Maling, Aksi Pelaku Terekam CCTV di Cibadak
Catut Nama Pejabat Kejari, Nomor WhatsApp Misterius Mulai Sasar Mitra MBG di Sukabumi

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:33 WIB

Bikin Resah, Monyet Mulai Turun ke Pemukiman Warga di Parakansalak

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:57 WIB

Menteri Agus Andrianto Apresiasi Kebun Sayur Lapas Warungkiara Jadi Bekal Kemandirian Warga Binaan 

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:40 WIB

Pemkab Sukabumi Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Catat Prestasi 12 Kali Berturut-turut

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:59 WIB

Truk Bermuatan Gantungan Baju Terbakar di Pamuruyan, Asap Hitam Picu Kepanikan

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:45 WIB

Truk Bermuatan Penuh Bambu Terguling di Tanjakan Baeud Warungkiara

Berita Terbaru