Empat Pilar Kebangsaan Harus Dipahami dan Diamalkan

Minggu, 15 Desember 2019 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Empat pilar kehidupan kebangsaan Indonesia adalah Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Keempat pilar itu harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. oleh semua kalangan.

Demikian diutarakan anggota  MPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Heri Gunawan saat melakukan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Sukabumi, Jawa Barat, kepada para tokok agama dan masyarakat, Minggu (15/12/2019).

Anggota DPR-RI dari Daerah Pemilihan Jawa Barat IV, melingkupi Kota dan Kabupaten Sukabumi ini menjelaskan, sebagai anggota MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat), salah satu tugasnya adalah melakukan sosialisasi empat pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

“Diharapkan dengan sosialisasi Empat Pilar ini, masyarakat bisa memahami dam mengamalkannya. Sehingga akan semakin mempererat persatuan dan kesatuan dalam bingkai Kebhinekaan,” ingat HG, sapaan karibnya.

Dijelaskan HG, ​​ Pancasila merupakan pilar pertama untuk kokohnya Negara-Bangsa Indonesia. Pemikiran dasar mengapa Pancasila berperan sebagai pilar kehidupan berbangsa dan bernegara adalah sila yang terdapat dalam Pancasila yang menjadi sistem kepercayaan.

“Untuk pilar UUD 1945 merupakan pilar kedua dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Masyarakat perlu memahami makna yang terdapat pada pembukaan Undang-Undang Dasar tersebut yang telah memenuhi semua unsur untuk kehidupan berbangsa dan bernegara,” paparnya.

Untuk Pilar Negara Kesatuan Republik Indonesia, HG menegaskan ada banyak bentuk negara di dunia dan para pendiri bangsa Indonesia memilih bentuk Negara Kesatuan, yaitu NKRI. Tentu saja, para pendiri bangsa memilih negara kesatuan sebagai bentuk negara Indonesia, sudah melalui berbagai pertimbangan.

“Sementara untuk semboyan ‘Bhineka Tunggal Ika’ yang artinya berbeda-beda tetapi satu juga menegaskan bahwa perbedaan jangan membuat kita berpecah belah. Justru perbedaan kita merupakan kekayaan, mari kita satukan keanekaragaman dan persatuan,” tandasnya.

Reporter: FK Robbi

Redaktur: Rustandi

Berita Terkait

Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug
Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil
Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak
Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?
Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda
Tragis! Laka di Parungkuda Akibatkan Sopir Truk Terjepit 
Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:23 WIB

Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:38 WIB

Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:01 WIB

Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan

Senin, 1 Juni 2026 - 15:10 WIB

Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:00 WIB

Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?

Berita Terbaru