Cisaat Dominasi Kasus HIV di Sukabmi

Rabu, 11 Desember 2019 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sukabumi mencatat sejak 2014 hingga September 2019 sebanyak 887 kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV). Sementara, jumlahnya didominasi Laki Suka Laki (LSL).

“Dari ratusan kasus yang kami temukan, diantaranya 70 kasus kami dapatkan di Kecamatan Cisaat,” ungkap Sekertaris KPA Kabupaten Sukabumi, Damayanti Pramasari.

Dengan banyaknya jumlah di Kecamatan Cisaat, sehingga pihaknya menggelar di lokasi Kecamatan Cisaat itu sendiri, sekaligus sosialisasi yang dilakukannya.

“Mudah-mudahan dengan pelaksanaan kgiatan AIDS ini bisa menekan angka kasus yang kami temukan,” katanya.

Virus yang mematikan ini, sambung Damayanti, jika tidak segera diobati dalam kurun waktu 10 tahun bakal meningkat menjadi AIDS. “Ya, kalau tidak diobati selama 10 tahun akan masuk pada fase AIDS. Kalau yang AIDS itu ada beberapa yang sudah meninggal,” ucapnya.

Adapun, penyebaran virus HIV ini melalui seks bebas, napsa suntik, narkoba, dan lain sebagainya. Menurutnya, untuk menekan kasus tersebut perlu adanya kerjasama yang terjalin baik dengan semua elemen untuk bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait bahanyanya HIV.

“Tentunya dalam penanganan HIV ini tidak bisa dilakukan hanya pemerintah saja tetapi harus dengan semua elemen. Mudah-mudahan ke depan kasus ini bisa ditekan,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengatakan, pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Sukabumi sangat penting. Sebab itu, harus melibatkan semua elemen untuk bisa menanggulangi persolan tersebut.

“Mari kita bersama berbuat bagi negeri, bagaimana ke depan tidak hanya AIDS tapi seluruh permasalahan kemasyarakat harus bisa kita tanggulagi bersama,” tuturnya.

Marwan meminta, Dinas Kesehatan (Dinkes) dapat meningkatkan pelayanan di 58 puskesmas yang tersebar di Kabupaten Sukabumi untuk menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan tes HIV secara rutin.

“Kami mengharapakn semakin banyaknya pelayanan kesehatan atau puskesmas di Sukabumi. Harus bisa lebih dalam jangkauan dan pelayanan,” katanya.

Reporter : Ifan
Redaktur : FK Robbi

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru