Marak Anjing Rabies Berkeliaran, Disnak Vaksin Ribuan Anjing

Minggu, 1 Desember 2019 - 22:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Maraknya anjing rabies berkeliaran di wilayah Kabupaten Sukabumi membuat Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi melakukan pencegahan. Seperti halnya dilakukan UPTD Pelayanan Wilayah I Disnak Kabuapten Sukabumi memberikan Vaksin Anti Rabies (VAR) kepada ribuan anjing yang ada di wilayahnya.

” Dari wilayah UPTD I meliputi Kecamatan Sukabumi, Cisaat, Cireunghas, Gegerbitung, Gunugguruh, Kadudampit, Kebonpedes, Sukalarang. Tapi Kecamatan Gegerbitung yang rawan penyakit rabies,” ungkap Kepala UPTD Pelayanan Wilayah I Disnak Kabuapten Sukabumi, Entin Suryatin.

Ditambahkan Entin, wilayah Kecamatan Gegerbitung masuk pada zona rawan penyebaran gigitan anjing rabies. Karena populasi anjingnya banyak, bahkan anjing berkeliaran ke hutan.

“Kecamatan Gegerbitung ini wilayahnya berbatasan dengan Kabupaten Cianjur, tentunya sangat rentan sekali,,” katanya.

Dampak Virus rabies yakni penyakit infeksi tingkat akut pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus rabies. Penyakit ini, dapat ditularkan dari hewan seperi anjing melalui gigitan taringnya pada manusia. Sementara, gejala yang terjadi pada warga yang terkena gigitan anjing gila ini diantaranya, demam, sakit kepala, mual, muntah, gelisah, bingung, hiperaktif, kesulitan menelan, air liur berlebihan, takut air karena kesulitan dalam menelan, suka berhalusinasi, insomnia hingga bisa mengakibatkan kelumpuhan.

Reporter : FK Robbi
Redaktur : Jon Digos

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru