DPRD Panggil DPMD dan Pansel Pilkades, Apa Temuannya?

Selasa, 29 Oktober 2019 - 12:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menyoal adanya aduan para bakal calon (balon) kepala desa yang tak puas hasil Uji Kompetensi (Ujikom), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi bereaksi. Lembaga yudikatif memanggil Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan Panitia Seleksi dari akademisi perguruan tinggi, Selasa (29/10/2019).

“Kami sudah memanggil para pihak. Dari hasil klarifikasi yang kami dapatkan adalah soal human eror berkaitan soal salah pada administrasi saja,” ungkap Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sulabumi sekaligis Koordinator Komisi I, Yudi Suryadikrama.

Menurut Yudi, dinas terkait dan pihak perguruan tinggi selaku panitia pilkades dan pelaksana Ujikom mengakui bahwa dalam tahapannya panitia uji kompentensi sudah melaksanakan sesuai aturan Perbup Nomor 51 tahun 2015. Pelaksanaan tahapannya mengacu kepada aturan tersebut.

Yudi Suryadikrama.

“Namun memang hanya mungkin mereka ada salah penempatan nomor dan urutan. Karena yang menjadi rujukan adalah tetap nilai dari uji kompetensi tersebut. Adanya kesalahan penyimpanan angka dan nomor urut peserta dan itu harus diselesaikan oleh dinas terkait atau panitia pilkades,” jelasnya.

Ditambahkan Yudi, kesalahan yang terjadi menurutnya dimungkinkan human erorr karena jumlah peserta yang mencapai ribu orang melakukan tes. Tentunya ada beberapa hal yang memang salah pengetikan dan lainnya.

“Memang kesalahannya pada teknis administrasi. Kaitan dengan penulisan dan hasil jumlah saja pada nilai,” katanya.

Reporter: FK Robbi

Redaktur: Rustandi

Berita Terkait

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir
Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk
Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas
Cut and Fill di Cikembar Dikeluhkan, Warga Soroti Debu dan Kebisingan 
KDM Sebut Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS, DPRD Ungkap Juknis RS Belum Jelas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk

Berita Terbaru