Ribuan Masyarakat dan Anggota DPRD Kota Sukabumi Jalani Tes Swab

Selasa, 30 Juni 2020 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Kesehatan Kota Sukabumi menggelar tes swab terakhir kepada 1350 masyarakat hingga tenaga kesehatan, di halaman Kantor Dinkes Kota Sukabumi, Selasa (30/06/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Sukabumi Wahyu Hadriana mengatakan, tes swab massal tersebut merupakan program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 atau Corona di Kota Sukabumi, selain Tenaga Kesehatan (Nakes) dan masyarakat ada sekitar 35 anggota DPRD Kota Sukabumi yang mengikuti tes swab terakhir ini.

“Hari ini adalah hari terakhir Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Sukabumi, melaksanakan tes swab, dalam rangka persiapan Adaptasi Kehidupan Baru (AKB) kita menyasar masyarakat, ada sebagian Tenaga Kesehatan (Nakes) Anggota Dewan dan Intansi lain kita undang kesini,” ujarnya, kepada Jurnalsukabumi.com

Lanjut dia, tes swab itu dilakukan guna mentracing kondisi di wilayah Kota Sukabumi, selain itu, tes swab massal yang digencarkan Pemprov dalam upaya pencegahan Covid-19. Pemerintahan ingin mengetahui kondisi masyarakat di tengah Pandemi Covid-19 dan hasilnya Kota Sukabumi masih terkendali.

“Kemarin kurang lebih tiga hari yang lalu Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jawa Barat, sudah menyatakan bahwa Kota Sukabumi sudah masuk zona hijau, mudah – mudahan dengan tes swab sebanyak 1350 yang kita laksanakan selama 11 hari ini memberikan hasil kepada kami tentang situasi dan kondisi di lapangan secara real,” imbuhnya.

Wahyu menambahkan, semenjak tes swab masal kepada 1350 orang selama 11 hari, hari ini baru 300 sampel swab yang hasilnya baru di ketahui, semuanya dinyatakan negatif setelah sampel swab di periksa oleh Labkesda Provinsi Jawa Barat.

“Hasil yang kita dapatkan hari ini sebanyak 300 sampel yang sudah diperiksa oleh Labkesda dan hasilnya negatif tidak ada yang positif, kalau untuk hari ini hasilnya akan di ketahui setelah tujuh hari mendatang,” pungkasnya.

Reporter: Riki Rahardian || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru