JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Kesehatan Kota Sukabumi menggelar tes swab terakhir kepada 1350 masyarakat hingga tenaga kesehatan, di halaman Kantor Dinkes Kota Sukabumi, Selasa (30/06/2020).
Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Sukabumi Wahyu Hadriana mengatakan, tes swab massal tersebut merupakan program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 atau Corona di Kota Sukabumi, selain Tenaga Kesehatan (Nakes) dan masyarakat ada sekitar 35 anggota DPRD Kota Sukabumi yang mengikuti tes swab terakhir ini.
“Hari ini adalah hari terakhir Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Sukabumi, melaksanakan tes swab, dalam rangka persiapan Adaptasi Kehidupan Baru (AKB) kita menyasar masyarakat, ada sebagian Tenaga Kesehatan (Nakes) Anggota Dewan dan Intansi lain kita undang kesini,” ujarnya, kepada Jurnalsukabumi.com
Lanjut dia, tes swab itu dilakukan guna mentracing kondisi di wilayah Kota Sukabumi, selain itu, tes swab massal yang digencarkan Pemprov dalam upaya pencegahan Covid-19. Pemerintahan ingin mengetahui kondisi masyarakat di tengah Pandemi Covid-19 dan hasilnya Kota Sukabumi masih terkendali.
“Kemarin kurang lebih tiga hari yang lalu Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jawa Barat, sudah menyatakan bahwa Kota Sukabumi sudah masuk zona hijau, mudah – mudahan dengan tes swab sebanyak 1350 yang kita laksanakan selama 11 hari ini memberikan hasil kepada kami tentang situasi dan kondisi di lapangan secara real,” imbuhnya.
Wahyu menambahkan, semenjak tes swab masal kepada 1350 orang selama 11 hari, hari ini baru 300 sampel swab yang hasilnya baru di ketahui, semuanya dinyatakan negatif setelah sampel swab di periksa oleh Labkesda Provinsi Jawa Barat.
“Hasil yang kita dapatkan hari ini sebanyak 300 sampel yang sudah diperiksa oleh Labkesda dan hasilnya negatif tidak ada yang positif, kalau untuk hari ini hasilnya akan di ketahui setelah tujuh hari mendatang,” pungkasnya.
Reporter: Riki Rahardian || Redaktur: FK Robbi












