ESDM Provinsi Jabar Soroti Tambang Emas Ilegal di Ciemas

Selasa, 5 November 2019 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tubagus Nugraha.

i

Tubagus Nugraha.

JURNALSUKABUMI – Polemik keberadaan tambang emas milik Asosiasi Pertambangan Rakyat Indonesia (APRI) di Desa/Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi menuai sorotan . Termasuk, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat menyatakan bahwa tambang emas tersebut saat ini ilegal atau tak berizin.

“Sampai saat ini belum keluar izin dari kami. Karena belum keluar dari Kementrian ESDM soal wilayah pertambangan yang disahkan,” ungkap Kepala Bidang Pertambangan Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat Tubagus Nugraha, Selasa (5/10/2019) malam.

Menurutnya, secara prosedur perizinan atau Izin Pertambangan Rakyat (IPR) keluar harus ada penetapan atau plotting dari Kementerian ESDM dengan sebutan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).

“Setelah WPR keluar dari kementerian, kami mengeluarkan IPR yang nantinya boleh beraktifitas. Untuk pengelolaaanya pun harus dengan perseorangan atau Koperasi, tidak boleh memakai PT,” jelasnya.

Terkait WPR tambang emas itu samlai saat ini persetujuannya sampai mana? Tubagus memaparkan masih di tingkat kementerian.

“Kalau tidak salah pengajuan WPR bulan Juli lalu, nanti soal wilayahnya pun maksimal 25 hektar yang akan dikelola oleh APRI nanti,” tandasnya.

Diberitakan, Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melakukan kunjungan bersama sejumlah pihak di Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Senin (04/11/2019).

Hasil dari pertemuan dihadiri Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), Dinas Lingkungan Hidup, DPMPTSP, Dinas Pertanian, DPESDM dan sejumlah pihak lainnya menyepakati bahwa tambang milik APRI dan Bunga Ratu Selatan tidak berizin dan untuk menutupnya.

Reporter : FK Robbi

Redaktur : Rustandi

Berita Terkait

Dicekoki Miras hingga Tak Sadarkan Diri, Remaja Sukabumi Diduga Dijual ke Pria Hidung Belang
SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat Nasional
Wajah Baru di Kejari Kabupaten Sukabumi, Tumpal Eben Ezer Dilantik Kajati Jabar
Apes! Tabrak Tembok Masjid, Pelaku Curanmor Babak Belur Dihajar Massa di Nagrak
Lautan Obor Sambut Tahun Baru Islam, Sukabumi Bersinar dalam Semangat Hijrah
Sudutkan Presiden Prabowo, Eks Ketua BEM UGM Disemprot Relawan Manuk Dadali dan Relawan Sukabumi
Pedagang Sayur Tewas Terlindas KA Pangrango di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
Usung Tema Laut Lestari Nelayan Berseri, Bupati dan Ketua DPRD Hadiri Syukuran Nelayan Ujunggenteng

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:16 WIB

Dicekoki Miras hingga Tak Sadarkan Diri, Remaja Sukabumi Diduga Dijual ke Pria Hidung Belang

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:33 WIB

SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:47 WIB

Wajah Baru di Kejari Kabupaten Sukabumi, Tumpal Eben Ezer Dilantik Kajati Jabar

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:55 WIB

Apes! Tabrak Tembok Masjid, Pelaku Curanmor Babak Belur Dihajar Massa di Nagrak

Senin, 15 Juni 2026 - 23:30 WIB

Lautan Obor Sambut Tahun Baru Islam, Sukabumi Bersinar dalam Semangat Hijrah

Berita Terbaru