Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Harapan ratusan eks karyawan PT Wilton Wahana Indonesia dan PT Bagas Bumi Persada (BBP) untuk memperoleh hak-haknya hingga kini belum juga terwujud.

Meski persoalan ini telah dibawa ke DPRD Kabupaten Sukabumi lebih dari sebulan lalu, para pekerja mengaku belum melihat adanya penyelesaian konkret dari pemerintah daerah maupun pihak perusahaan.

Sebanyak 332 eks karyawan, yang mayoritas merupakan warga Kabupaten Sukabumi, masih menunggu pembayaran hak-hak mereka.

Nilai tunggakan yang diklaim mencapai sekitar Rp8,4 miliar, meliputi gaji yang belum dibayarkan, tunggakan BPJS Kesehatan, hingga BPJS Ketenagakerjaan.

Koordinator Aliansi Eks Karyawan, Muhammad Fadil Amin, mengatakan mayoritas pekerja belum menerima gaji selama tiga bulan, yakni sejak April hingga Juni.

Padahal, hubungan kerja mereka masih berstatus Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dengan masa kontrak yang diperbarui setiap tiga bulan.

“Sebagian besar statusnya PKWT, tidak ada karyawan tetap. Masa kontraknya tiga bulan, namun kontrak kerja masih berlaku ketika kemudian diputuskan oleh perusahaan. Kasus yang dialami seluruh pekerja pada dasarnya sama,” ujar Fadil, Jumat (7/8/2026).

Ia menjelaskan, masa kerja para eks karyawan pun beragam. Ada yang telah bekerja selama satu tahun, enam bulan, hingga tiga bulan. Besaran upah yang diterima juga berbeda-beda, mulai dari di bawah hingga di atas Upah Minimum Regional (UMR).

Namun persoalan yang mereka hadapi memiliki kesamaan, yakni hak-hak normatif yang belum dipenuhi perusahaan.

“Hak yang belum dibayarkan bukan hanya gaji, tetapi juga BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Total tunggakan perusahaan diperkirakan sekitar Rp8,4 miliar,” ungkapnya.

Fadil mengaku kecewa karena setelah audiensi dengan DPRD Kabupaten Sukabumi pada 6 Juli 2026, belum ada perkembangan berarti.

Menurutnya, para pekerja berharap kehadiran DPRD dapat mendorong pemerintah daerah dan perusahaan segera mencari jalan keluar, namun hingga kini kepastian itu belum mereka peroleh.

“Sudah lebih dari sebulan sejak kami datang ke DPRD, tetapi belum ada tindak lanjut yang memberikan kepastian bagi para eks karyawan,” katanya.

Bagi para pekerja, persoalan ini bukan sekadar angka miliaran rupiah, melainkan menyangkut hak yang telah mereka perjuangkan melalui tenaga dan waktu selama bekerja di perusahaan.

“Banyak di antara mereka kini harus menghadapi tekanan ekonomi karena kehilangan pekerjaan sekaligus belum menerima hak yang seharusnya dibayarkan,” tuturnya.

Aliansi Eks Karyawan berharap pemerintah daerah, DPRD Kabupaten Sukabumi, serta pihak perusahaan segera mengambil langkah nyata untuk menyelesaikan polemik tersebut.

“Hak pekerja yang telah dihasilkan dari hubungan kerja semestinya dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga ratusan keluarga tidak terus menanggung ketidakpastian akibat berlarutnya penyelesaian kasus ini,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dari Surade ke Panggung Asian Games 2026, Siti Dalfa Bawa Jaipong Sukabumi ke Jepang
Diduga Peras Kelompok Tani, Pria Ngaku KPK Jabar Ditangkap Polisi
60 Motor Jadi Barang Bukti, Polres Sukabumi Bongkar 6 Kelompok Sindikat Curanmor
Terungkap! Dugaan Pelecehan Siswi PKL Bermula Saat Karaoke
Status Jabatan Dicopot, Pelaku Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi Resmi Ditahan 
Dua Kendaraan Terlibat Tabrakan hingga Ringsek di Parungkuda, Pengendara Alami Luka Berat
Dari Balik Semak, Warga Cisolok Temukan Jenazah Perempuan di Bawah Pohon Pisang
Dugaan Pelecehan Siswi PKL, Bupati Sukabumi Siapkan Langkah Disiplin Sesuai Hasil Hukum

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 12:48 WIB

Dari Surade ke Panggung Asian Games 2026, Siti Dalfa Bawa Jaipong Sukabumi ke Jepang

Sabtu, 19 September 2026 - 14:49 WIB

Diduga Peras Kelompok Tani, Pria Ngaku KPK Jabar Ditangkap Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 13:13 WIB

60 Motor Jadi Barang Bukti, Polres Sukabumi Bongkar 6 Kelompok Sindikat Curanmor

Jumat, 18 September 2026 - 12:19 WIB

Terungkap! Dugaan Pelecehan Siswi PKL Bermula Saat Karaoke

Kamis, 17 September 2026 - 17:22 WIB

Status Jabatan Dicopot, Pelaku Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi Resmi Ditahan 

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam