Kasus Kades Positif Sabu, Bupati Sukabumi Serukan Perang Melawan Narkoba 

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret oknum kepala desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi menjadi peringatan bagi seluruh aparatur pemerintahan desa.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Sukabumi H Asep Japar mengingatkan seluruh kepala desa agar tidak pernah terjerat narkotika maupun menggunakan obat-obatan yang dilarang.

Pesan itu disampaikan Asep Japar saat dimintai tanggapan terkait dugaan kasus narkoba yang kini sedang ditangani aparat kepolisian. Ia menegaskan, penanganan perkara sepenuhnya diserahkan kepada proses hukum yang berlaku.

“Ya diproses sesuai dengan aturan. Kita serahkan kepada pihak kepolisian ya,” ujar Asep Japar.

Di balik proses hukum yang masih berjalan, Bupati lebih menekankan pentingnya pencegahan. Ia mengingatkan seluruh kepala desa agar menjauh dari penyalahgunaan narkotika karena jabatan yang diemban merupakan amanah sekaligus menjadi teladan bagi masyarakat.

“Ya menghimbau aja kepada seluruh kepala desa, jangan sampai ada yang kena dan apa yang memakai obat yang dilarang, ya,” tegasnya.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan sanksi administratif apabila dugaan tersebut terbukti, termasuk peluang pergantian antarwaktu (PAW), Asep memilih tidak berspekulasi. Menurutnya, seluruh tahapan harus menunggu proses hukum.

“Belum bisa menjawab, karena itu ranah kepolisian,” katanya.

Selain itu, menjelang pelaksanaan Pilkades serentak yang direncanakan digelar tahun depan di ratusan desa di Kabupaten Sukabumi, Asep memastikan pengawasan terhadap calon kepala desa akan tetap dilakukan, termasuk melalui pemeriksaan bebas narkoba.

“Ya, tetap itu diperketat. Di samping pengetahuan juga harus ada tes urin, ya,” ujarnya.

Saat disinggung mengenai usulan agar pemeriksaan diperluas hingga tes rambut, Asep menilai pemeriksaan urine masih memadai sebagai instrumen untuk mendeteksi penyalahgunaan narkotika.

“Tapi cukup tes urin juga sudah cukup,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Empat Warung Remang-remang di Palabuhanratu Disegel, Operasi Gabungan Sita 60 Botol Miras
Colt Mini Hangus Terbakar di Parungkuda, Temuan Jeriken Jadi Perhatian Petugas
Nah Lho! Satpol PP Sidak Pedagang Oleh-oleh di Pamuruyan dan Temukan Pelanggaran Ini
Soal PT Cosmo Cikembar, Warga: Kami Tak Ingin Cuma Jadi Penonton!
Tragis! Ayah dan Anak Terseret Ombak di Pantai Istiqomah Sukabumi Sang Ayah Tewas
Deretan Pedagang Oleh-oleh di Pamuruyan Kembali Disorot, Pengawasan Satpol PP?
Bodi Truk Menjepit Kaki Sopir, Combi Tool hingga alat penarik Dikerahkan untuk Evakuasi Korban
Truk Box Bermuatan Pupuk Terguling di Palabuhanratu, Sopir Terjepit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 11:49 WIB

Empat Warung Remang-remang di Palabuhanratu Disegel, Operasi Gabungan Sita 60 Botol Miras

Rabu, 4 November 2026 - 11:54 WIB

Colt Mini Hangus Terbakar di Parungkuda, Temuan Jeriken Jadi Perhatian Petugas

Rabu, 4 November 2026 - 11:19 WIB

Nah Lho! Satpol PP Sidak Pedagang Oleh-oleh di Pamuruyan dan Temukan Pelanggaran Ini

Senin, 2 November 2026 - 16:09 WIB

Soal PT Cosmo Cikembar, Warga: Kami Tak Ingin Cuma Jadi Penonton!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Tragis! Ayah dan Anak Terseret Ombak di Pantai Istiqomah Sukabumi Sang Ayah Tewas

Berita Terbaru