Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas turun langsung memantau kondisi wilayah terdampak cuaca ekstrem di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (3/10/2026).

Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan terpantau dan penanganan terhadap dampak bencana berjalan secara cepat dan terkoordinasi.

Dalam kunjungan tersebut, Wabup Andreas didampingi Camat Cicurug, perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).

Salah satu lokasi yang menjadi titik monitoring yakni SMPN 2 Cicurug di Desa Purwasari. Di lokasi tersebut, Wabup melihat langsung kondisi wilayah terdampak sekaligus menerima laporan mengenai situasi terkini dari unsur kewilayahan dan perangkat daerah terkait.

Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi sebelumnya berdampak pada kerusakan sejumlah infrastruktur serta tumbangnya pepohonan.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan di sejumlah titik yang berpotensi terdampak. Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras berlangsung dalam waktu cukup lama.

Wabup Andreas menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh unsur di lapangan. Menurutnya, perkembangan kondisi wilayah harus terus diperbarui sehingga langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Pemerintah daerah memastikan penanganan dampak cuaca ekstrem dilakukan secara terkoordinasi, khususnya terhadap kondisi yang berpotensi mengganggu aktivitas dan keselamatan masyarakat.

Penanganan bencana, kata dia, tidak hanya dilakukan ketika musibah terjadi. Kecepatan informasi, koordinasi antarlembaga, serta perlindungan terhadap masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem.

Pemkab Sukabumi pun mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan dan segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang membahayakan di lingkungan sekitar.Kalau ingin lebih “nendang” untuk portal berita, judul alternatifnya: “Wabup Andreas Turun Langsung, Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug”.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!
Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!

Berita Terbaru