Korsleting Listrik Diduga Jadi Biang Kebakaran, 5 Rumah di Kasepuhan Sinar Resmi Terdampak

Senin, 7 September 2026 - 17:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kobaran api yang bermula dari rumah Sekretaris Desa Sirnaresmi, Vilka Mandala, tidak hanya menghanguskan satu bangunan. Api merembet ke sekitar permukiman dan membuat lima rumah warga serta satu fasilitas umum di Kampung Adat Kasepuhan Sinar Resmi, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, terdampak.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, Senin (7/9/2026). Sebanyak lima kepala keluarga dengan total 18 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut.

Camat Cisolok Okih Pazri Assidiq mengatakan rumah Vilka Mandala anak abah Asep dan fasilitas MCK/WC umum mengalami kerusakan paling parah hingga ludes terbakar. Sementara empat rumah warga lainnya terdampak dengan tingkat kerusakan berbeda.

“Total ada 5 rumah/KK atau 18 jiwa yang terdampak, ditambah satu fasilitas umum berupa MCK ludes terbakar,” kata Okih, Senin siang.

Empat rumah warga yang terdampak masing-masing milik Dandi Septian, Itom, Janim dan Unen. Rumah Dandi, Itom dan Janim mengalami rusak sedang, sedangkan rumah Unen mengalami rusak ringan.

Vilka Mandala bersama keluarganya yang berjumlah empat jiwa juga terpaksa mengungsi ke tempat aman. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Dari penanganan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di rumah Vilka. Api kemudian cepat membesar karena sebagian bangunan di kawasan tersebut masih menggunakan material yang mudah terbakar.

“Diduga korsleting listrik. Saat kebakaran kondisi angin sedang, merembet karena material bangunan mudah terbakar,” ujar Okih.

Kondisi tersebut membuat warga bergerak cepat. Masyarakat bersama petugas berupaya mencegah api menjalar lebih luas ke rumah-rumah di sekitar lokasi.

Ketua Relawan Pecinta Gunung Rimba dan Sungai (Paguris), Soeta Faqih, mengatakan kondisi di lokasi kini sudah terkendali setelah proses pemadaman dan pendinginan dilakukan.

“Lokasi sekarang sudah aman. Sudah dilakukan pendinginan oleh petugas Damkar dengan dua unit, dibantu pihak kecamatan, Linmas, Muspika, dan dari Kodim juga mengirim satu kendaraan,” kata Soeta.

Menurutnya, karakter bangunan di kawasan Kasepuhan Sinar Resmi turut menjadi salah satu faktor yang membuat api cepat merambat. Namun, api tidak sampai melalap seluruh rumah di sekitar lokasi.

“Api tidak merembet seluruhnya. Karena kondisi di lokasi tidak semuanya menggunakan injuk sebagai atap. Sebagian rumah di sebelahnya sudah menggunakan asbes,” jelasnya.

Warga juga memanfaatkan sumber mata air yang berada di sekitar permukiman untuk membantu proses pemadaman. Upaya tersebut dilakukan agar kobaran api yang berpotensi menjalar dapat segera dikendalikan.

“Rumah-rumah yang terdampak dibantu dipadamkan oleh warga. Kebetulan di situ ada sumber mata air, sehingga api yang berpotensi merambat ke rumah lainnya bisa sedikit terselamatkan,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi
Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030
Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren
Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren

Berita Terbaru