JURNALSUKABUMI.COM – Jalan Pelabuban II, tepatnya dari mulai Pasar Tradisional Panggleseran hingga batas Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi terdapat beberapa lubang yang kedalamanya bervariasi dikeluhkan warga dan pengendara.
Seleluruh pengendara roda empat maupun roda dua harus mengurangi kecepatan dan berhati-hati saat melintas di Jalan Pelabuban II, tepatnya dari mulai Pasar Tradisional Panggleseran hingga batas Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar. Pasalnya, jalan penghubung Kota ke Kabupaten Sukabumi tersebut terdapat beberapa lubang yang membahayakan pengendara dan mengakibatkan kecelakaan.
“Kalau pastinya tidak tahu. Tetapi, kalau tidak salah kurang lebih ada sekitar satu bulan kondisi jalan berlubang.” kata salah satu warga Desa Bojongraharja, Azis Pristiadi (28) kepada jurnalsukabumi.com, Senin (8/6/20).
Azis menuturkan, sering ada perbaikan dengan cara tambal sulam. Namun, tidak bertahan lama, terlebih jika dimusim penghujan seperti sekarang, hasilnya kembali rusak lagi.
“Kalau perbaikan dengan cara tambal sulam saya sering melihat. Tapi, tidak kuat lama apalgi dimusim hujan, jalan yang ditambal kembali rusak lagi,” imbuhnya.
Sementara itu ditempat terpisah, salah satu pengendara yang melintas Asep (35) mengatakan, sangat terganggu dengan kondisi jalan berlubang ini dan berharap segera ada perbaikan.
“Ya, harapannya kepada pihak terkait agar segera diperbaiki,” pungkasnya.
Reporter: Ruslan AG || Redaktur: FK Robbi












