Tantri Kotak Puji Antusias Penonton Geopark Ciletuh, Insiden Pelukan Jadi Pengingat Soal Keamanan

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Konser musik di kawasan Geopark Ciletuh, Kabupaten Sukabumi, meninggalkan dua cerita yang berbeda bagi vokalis Band Kotak, Tantri Syalindri Ichlasari.

Di satu sisi, ia mengaku terkesan dengan antusiasme ribuan penonton yang menikmati pertunjukan tanpa larut memainkan telepon genggam. Di sisi lain, insiden seorang penonton yang nekat naik ke panggung dan memeluknya menjadi catatan penting soal pengamanan acara.

Tantri mengatakan suasana konser dalam rangka Syukuran Nelayan di Geopark Ciletuh menghadirkan pengalaman yang berbeda dibanding sejumlah penampilan mereka di daerah lain. Menurutnya, penonton benar-benar menikmati musik secara langsung.

“Kemarin Kotak manggung di Geopark Ciletuh, Kabupaten Sukabumi. Mereka benar-benar menikmati vibes-nya. Rasanya seperti kembali ke era awal 2000-an, penonton lebih fokus menikmati panggung daripada sibuk dengan handphone,” ujar Tantri.

Namun, suasana hangat tersebut berubah beberapa saat setelah penampilannya usai. Ketika hendak berpamitan dari atas panggung, seorang pria tiba-tiba naik dan memeluknya.

Tantri mengaku sempat terkejut karena kejadian berlangsung sangat cepat. Beruntung, kru panggung yang berada di dekatnya sigap menghalau pria tersebut sebelum situasi berkembang lebih jauh.

“Saya baru selesai tampil, masih belum begitu sadar situasi. Tiba-tiba ada yang memeluk dari belakang. Untung teknisi langsung sigap mengamankan,” katanya.

Menurut informasi yang diterimanya dari tim, pria tersebut diduga hanya seorang penonton yang terlalu larut dalam euforia. Bahkan saat diamankan aparat, pria itu disebut masih tersenyum sambil mengaku sebagai penggemar Kotak.

Tantri menilai tidak ada indikasi niat jahat dalam kejadian tersebut. Meski begitu, insiden itu menjadi evaluasi penting bagi dirinya maupun tim manajemen.

“Sepertinya memang tidak ada niatan buruk, mungkin hanya terlalu bersemangat. Tapi ini jadi pelajaran buat kami agar pengamanan di atas panggung lebih diperketat. Tidak boleh sembarang orang bisa naik ke area panggung,” ujarnya.

Ia menegaskan, seorang musisi ingin memberikan hiburan dalam suasana yang nyaman dan aman, baik bagi penampil maupun penonton. Karena itu, pengamanan di setiap kegiatan hiburan dinilai menjadi bagian penting dari penyelenggaraan acara.

Bagi Tantri, Geopark Ciletuh tetap meninggalkan kesan positif karena antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap musik. Namun, ia berharap kejadian tersebut menjadi perhatian semua pihak agar setiap kegiatan hiburan di destinasi wisata unggulan Kabupaten Sukabumi dapat berlangsung aman, tertib, dan tetap memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung maupun para penampil.

“Hati -hati ya buat jaga ini segala macam, karena hal-hal seperti ini kan pasti sangat rentan sekali, apalagi di dunia musik rock gitu,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi
Lihat Laut dari Dalam, Komunitas PENYU Sukabumi Buka Kelas Try Scuba untuk Pemula
447 Tahun Tak Lekang Zaman, Seren Taun Ciptamulya Masih Bertahan di Tengah Modernisasi
Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 
Pantai Karang Pamulang Dinilai Kian Kumuh, Wisatawan Asing Batalkan Pesanan Hotel 
Bupati Sebut Seren Taun Kasepuhan Sinar Resmi Benteng Ketahanan Pangan dan Warisan Budaya
Mutiara Indah Palabuhanratu, Kuliner Tepi Pantai dengan Sunset Memukau

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:56 WIB

Tantri Kotak Puji Antusias Penonton Geopark Ciletuh, Insiden Pelukan Jadi Pengingat Soal Keamanan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:41 WIB

DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:42 WIB

Lihat Laut dari Dalam, Komunitas PENYU Sukabumi Buka Kelas Try Scuba untuk Pemula

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:32 WIB

447 Tahun Tak Lekang Zaman, Seren Taun Ciptamulya Masih Bertahan di Tengah Modernisasi

Berita Terbaru