Lihat Laut dari Dalam, Komunitas PENYU Sukabumi Buka Kelas Try Scuba untuk Pemula

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Tren wisata kini tak lagi hanya soal berburu kafe estetik atau mendaki gunung. Di Sukabumi, mulai muncul gerakan yang mengajak anak muda merasakan sensasi berbeda: menyelam sambil belajar menjaga ekosistem laut.

Melalui Komunitas Penggiat Konservasi Nyelam Sukabumi (PENYU), generasi muda diajak mengenal dunia bawah laut bukan sekadar sebagai destinasi wisata, melainkan ruang kehidupan yang perlu dijaga bersama.

Komunitas ini menghadirkan Sukabumi Diving Club, sebuah wadah bagi masyarakat, khususnya kalangan milenial dan Gen Z, yang ingin mencoba olahraga selam melalui program Basic Discovery Scuba Program atau yang lebih dikenal sebagai Try Scuba.

Pengawas Komunitas PENYU, Wan Wan, menjelaskan program tersebut dirancang bagi siapa saja yang penasaran ingin merasakan sensasi bernapas di bawah air menggunakan peralatan selam (SCUBA), tanpa harus langsung mengikuti pelatihan sertifikasi.

“Peserta akan didampingi instruktur profesional untuk mengenal penggunaan masker, tabung udara, regulator, rompi apung (BCD), hingga mempelajari teknik dasar mengendalikan tubuh di dalam air,” kata Wan Wan, Rabu (15/7/2026).

Yang menarik, peserta tidak diwajibkan menjadi perenang andal. Selama kondisi fisik sehat dan tidak mudah panik, pengalaman pertama menyelam dapat dilakukan dengan aman di kolam selam maupun perairan dangkal.

Namun bagi Komunitas PENYU, menyelam bukan sekadar hobi atau olahraga ekstrem. Aktivitas tersebut menjadi pintu masuk untuk membangun kepedulian terhadap laut yang selama ini menjadi rumah bagi ribuan spesies, termasuk terumbu karang, ikan, hingga biota laut yang rentan terhadap kerusakan lingkungan.

“Melalui berbagai program, PENYU membawa misi agar semakin banyak masyarakat memahami pentingnya konservasi laut,” terangnya.

Komunitas PENYU juga aktif membangun kolaborasi dengan akademisi, pemerhati lingkungan, relawan, hingga masyarakat pesisir dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan.

Bagi generasi muda, pendekatan ini dinilai lebih relevan. Alih-alih hanya mengampanyekan pentingnya menjaga alam melalui media sosial, mereka diajak melihat langsung keindahan bawah laut sekaligus memahami ancaman yang dihadapi ekosistem laut akibat sampah, pencemaran, maupun aktivitas manusia yang tidak ramah lingkungan.

Tak hanya membuka pengalaman baru, menyelam juga melatih keberanian, ketenangan, disiplin, hingga kemampuan bekerja sama. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi anak muda yang ingin aktif di bidang olahraga, petualangan, maupun konservasi.

Komunitas PENYU berharap semakin banyak anak muda Sukabumi yang berani mencoba pengalaman menyelam dan tumbuh menjadi bagian dari gerakan menjaga laut. Sebab, semakin banyak orang yang mengenal keindahan bawah laut, semakin besar pula peluang lahirnya generasi yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.

“Bagi masyarakat yang ingin mencoba pengalaman Try Scuba, informasi pendaftaran dapat diperoleh melalui akun Instagram dan TikTok @sukabumidivingclub. Sementara bagi yang ingin mengenal lebih jauh kegiatan konservasi maupun melanjutkan ke jenjang sertifikasi selam, dapat menghubungi Komunitas PENYU melalui Instagram @penyungabring atau TikTok @ngabringpenyu,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

447 Tahun Tak Lekang Zaman, Seren Taun Ciptamulya Masih Bertahan di Tengah Modernisasi
Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 
Pantai Karang Pamulang Dinilai Kian Kumuh, Wisatawan Asing Batalkan Pesanan Hotel 
Bupati Sebut Seren Taun Kasepuhan Sinar Resmi Benteng Ketahanan Pangan dan Warisan Budaya
Mutiara Indah Palabuhanratu, Kuliner Tepi Pantai dengan Sunset Memukau
Tata Wisata Sukabumi Disorot, Dispar Dinilai Belum Mampu Hadirkan Solusi bagi Wisatawan dan UMKM
Usung Tema Laut Lestari Nelayan Berseri, Bupati dan Ketua DPRD Hadiri Syukuran Nelayan Ujunggenteng
Mau ke Palabuhanratu Lewat Jalur Alternatif Cikidang? Waspadai Turunan Curam Berkelok Ini

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:42 WIB

Lihat Laut dari Dalam, Komunitas PENYU Sukabumi Buka Kelas Try Scuba untuk Pemula

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:32 WIB

447 Tahun Tak Lekang Zaman, Seren Taun Ciptamulya Masih Bertahan di Tengah Modernisasi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:13 WIB

Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:17 WIB

Pantai Karang Pamulang Dinilai Kian Kumuh, Wisatawan Asing Batalkan Pesanan Hotel 

Senin, 6 Juli 2026 - 11:18 WIB

Bupati Sebut Seren Taun Kasepuhan Sinar Resmi Benteng Ketahanan Pangan dan Warisan Budaya

Berita Terbaru