Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Cibadak, BPBD Sukabumi Salurkan 10 Ribu Liter untuk 315 KK

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi mulai memicu krisis air bersih. Salah satu daerah yang terdampak adalah Kampung Cikiwul Tongoh, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak.

Merespons kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 10 ribu liter untuk memenuhi kebutuhan warga, Kamis (2/7/2026).

Berdasarkan keterangan warga, sumber air bersih seperti sumur dan mata air yang selama ini menjadi andalan mulai mengering dan debitnya menyusut drastis dalam beberapa pekan terakhir. Akibatnya, warga terpaksa berjalan cukup jauh untuk mendapatkan air, bahkan harus mengantre dalam waktu lama. Kondisi tersebut mengganggu aktivitas sehari-hari, mulai dari memasak, mandi, hingga menjaga kebersihan lingkungan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim BPBD Kabupaten Sukabumi bersama Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK), perangkat desa, dan pihak kecamatan segera mengirimkan truk tangki berisi 10 ribu liter air bersih ke lokasi. Bantuan tersebut didistribusikan secara bertahap kepada 315 kepala keluarga (KK) agar seluruh warga mendapatkan bagian secara merata.

Anggota Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, Imam Ihsani Kamal, mengatakan pihaknya terus memantau wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan selama musim kemarau.

“Kami terus memantau kondisi lapangan di seluruh wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan. Bantuan ini merupakan langkah awal untuk meringankan beban warga hingga musim hujan tiba dan kondisi sumber air kembali normal,” ujarnya.

Imam menambahkan, penyaluran bantuan air bersih akan dilakukan secara berkala selama musim kemarau masih berlangsung dan kebutuhan warga belum dapat dipenuhi secara mandiri.

Sementara itu, Ketua RW 21 Kampung Cikiwul Tongoh, Cucup, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPBD Kabupaten Sukabumi serta seluruh pihak yang telah membantu masyarakat.

“Terima kasih banyak kepada BPBD dan pihak terkait. Air ini sangat berharga bagi kami saat ini. Semoga ke depannya keadaan segera membaik,” katanya.

BPBD Kabupaten Sukabumi juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air bersih secara bijak dan hemat, mengingat ketersediaannya masih terbatas selama musim kemarau.

Reporter: Idris Andriansah | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik
HNSI Suarakan Jeritan Nelayan, Kelangkaan BBM hingga Aturan Benih Lobster di Sukabumi 
Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda
Pria Tidak Sadarkan Diri Ditemukan dalam Sumur di Bojongkoneng Cibadak
Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi
Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam
Percikan Listrik Diduga Jadi Pemicu, Dua Rumah di Cisolok Hangus Terbakar
Rumah Warga di Pamuruyan Cibadak Terbakar, Warga Sigap Bantu Padamkan Api 

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:43 WIB

Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Cibadak, BPBD Sukabumi Salurkan 10 Ribu Liter untuk 315 KK

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:26 WIB

HNSI Suarakan Jeritan Nelayan, Kelangkaan BBM hingga Aturan Benih Lobster di Sukabumi 

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:52 WIB

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda

Senin, 29 Juni 2026 - 16:12 WIB

Pria Tidak Sadarkan Diri Ditemukan dalam Sumur di Bojongkoneng Cibadak

Berita Terbaru