90 UMKM Sukabumi Dibina Naik Kelas, Fokus Tingkatkan Kualitas Produk dan Perluas Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebanyak 90 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sukabumi mengikuti program pembinaan “UMKM Naik Kelas” yang digelar Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DKUKM) Kabupaten Sukabumi di Gedung Pendopo Warudoyong, Kota Sukabumi, Kamis (11/6/2026).

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan daya saing pelaku UMKM agar mampu berkembang, memperluas pasar, dan berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Kegiatan kick-off program dihadiri Bupati Sukabumi Asep Japar, Sekretaris Daerah Ade Suryaman, Kepala DKUKM Kabupaten Sukabumi Sri Hastuty Harahap, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Dani Tarsoni, serta menghadirkan narasumber Fauzie Hikmatussalam.

Melalui program ini, para pelaku usaha mendapatkan pembekalan mengenai peningkatan mutu produk, strategi pemasaran, pengelolaan usaha, hingga akses pembiayaan yang sehat dan aman. Pembinaan juga diberikan agar pelaku UMKM tidak terjebak pada pinjaman berbunga tinggi yang dapat menghambat perkembangan usaha.

Kepala DKUKM Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuty Harahap, mengatakan inovasi menjadi faktor penting bagi pelaku UMKM untuk bertahan dan berkembang di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

Menurutnya, program “UMKM Naik Kelas” tidak hanya bertujuan meningkatkan omzet usaha, tetapi juga mengubah pola pikir pelaku UMKM agar mampu membangun usaha yang lebih profesional dan berdaya saing.

“Naik kelas bukan berarti harus menjadi perusahaan besar, tetapi bagaimana pelaku UMKM mampu meningkatkan kualitas produk, memiliki standar usaha yang jelas, dan menjangkau pasar yang lebih luas. Inovasi membuat produk lokal mampu bersaing dengan produk dari luar, bahkan berpeluang menembus pasar yang lebih besar,” ujarnya.

Sri mengakui selama ini masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi berbagai kendala, mulai dari keterbatasan keterampilan pengolahan produk, kemasan yang kurang menarik, hingga akses pemasaran yang masih terbatas.

Karena itu, melalui program pembinaan ini peserta dibekali berbagai materi, mulai dari pengembangan produk, peningkatan standar kebersihan dan kualitas, desain kemasan, hingga pemanfaatan pemasaran digital untuk memperluas jangkauan konsumen.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap program tersebut mampu mendorong peningkatan penjualan pelaku UMKM secara signifikan sehingga berdampak langsung pada penguatan ekonomi masyarakat dan penciptaan lapangan kerja baru.

Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Antisipasi Pajak Kendaraan Tahunan, BPR Sukabumi Hadirkan Tabungan TAPAK
BPR Sukabumi Hadiri Peringatan Harkitnas 2026, Perkuat Komitmen Dukung Transformasi Digital
Jelang Iduladha, Berkah Mandiri Tawarkan Sapi Kurban Berkualitas dengan Harga Terjangkau
BPR Sukabumi Umumkan Pelayanan Operasional Bakal Buka Kembali Tanggal 18 Mei 2026
Wujud Nyata CSR, 4 Perusahaan di Gunungguruh Tuntaskan Perbaikan Drainase di Desa Cikujang
Pupuk NPK ‘Zonk’ Beredar, SMSI Sukabumi Raya Soroti Kinerja KP3 Sukabumi
Warga Cibadak Bakal Nikmati Perluasan Jaringan Air Bersih Perumda AMTJM
SCG Perkuat Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Sukabumi Lewat Pembangunan Waste Station

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:04 WIB

90 UMKM Sukabumi Dibina Naik Kelas, Fokus Tingkatkan Kualitas Produk dan Perluas Pasar

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:28 WIB

Antisipasi Pajak Kendaraan Tahunan, BPR Sukabumi Hadirkan Tabungan TAPAK

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:50 WIB

BPR Sukabumi Hadiri Peringatan Harkitnas 2026, Perkuat Komitmen Dukung Transformasi Digital

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:14 WIB

Jelang Iduladha, Berkah Mandiri Tawarkan Sapi Kurban Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:52 WIB

BPR Sukabumi Umumkan Pelayanan Operasional Bakal Buka Kembali Tanggal 18 Mei 2026

Berita Terbaru